Berdampak Positif, Ini Alasan Lain Diterapkannya Ganjil-Genap 30 Agustus

Berdampak Positif, Ini Alasan Lain Diterapkannya Ganjil-Genap 30 Agustus

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 26 Agu 2016 14:31 WIB
Berdampak Positif, Ini Alasan Lain Diterapkannya Ganjil-Genap 30 Agustus
Polisi menegur pengendara yang langgar peraturan/ Foto: Muhamad Damar Wicaksono/detikcom
Jakarta - Selama uji coba sistem ganjil-genap, masih banyak pengendara yang melanggar. Dari hasil pengamatan petugas di lapangan, para pelanggar sebenarnya sudah mengetahui adanya peraturan baru tetapi mereka ingin coba-coba.

"Dari hasil penelitian kita memang mereka (pelanggar) tahu, pelanggar itu akan mencoba-coba terus, bahkan ada beberap pelanggar yang kita lakukan penindakan, disampaikan 'kok kamu lagi, kamu lagi?', 'iya pak, soalnya masih uji coba' katanya," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/8/2016).

"Jadi memang perlu ketegasan, makanya kita tunggu nanti pada tanggal 30 Agustus setelah pelaksanaan akan kita lakukan tindakan tegas dengan penilangan," lanjut Awi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama 19 hari uji coba tanggal 27 Juli-23 Agustus, total ada 14.531 pengendara yang melakukan pelanggaran. Dari angka tersebut, ada 10.724 pelanggar yang diberikan teguran lisan dan 3.807 diberi teguran tertulis.

"Untuk perbandingan terakhir tanggal 23 dengan tanggal 22 Agustus memang ada kenaikan. Tanggal 22 ada 423 kali kemudian tanggal 23 ada 580 kali, kenaikan 37%," tambah Awi.

Di hari terakhir uji coba hari ini, polisi memaksimalkan penindakan di lapangan sambil mensosialisasikan kembali bahwa penindakan dengan tilang akan diberlakukan mulai 30 Agustus nanti.

"Ya kita memang sudah menyiapkan personel-personel kita termasuk blanko tilangnya," imbuhnya.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Dishub untuk pemasangan rambu-rambu terkait peraturan tersebut.

"Namun demikian memang mendorong kepada Dishub untuk mensegerakan terus rambu-rambu terkait dengan petunjuk jalan menuju Ga-Ge (ganjil-genap) segera terealisasi. Walaupun yang sebagian besar memang sudah ada, namun demikian di jalan-jalan pintu masuk ke arah kawasan ini masih belum lengkap," pungkasnya. (mei/rvk)


Berita Terkait