"Saya ajak NA untuk proaktif dalam mengambil bagian dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dini dan pendidikan dasar dan pendidikan dini," ujar Muhadjir.
Hal ini disampaikan Muhadjir di hadapan ribuan kader NA dari seluruh Indonesia di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ring Road Barat, Bantul, Jumat (26/8/2016).
Muhadjir melanjutkan NA merupakan ormas yang banyak menekuni bidangan penanganan anak di usia dini. Selain itu NA juga dinilai sebagai kumpulan manusia terdidik yang berorganisasi secara solid sehingga menjadi modal kuat untuk ikut bergerak di bidang pendidikan.
"Pastilah kita minta konsep masukan untuk bahan perumusan kebijakan di Kemendikbud," kata Mujadjir.
Ditambah lagi saat ini pemerintah sedang berusaha terus mencari terobosan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia untuk menghadapi berbagai perubahan.
Tak hanya itu, ketimpangan akses pendidikan juga menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak.
"Sesuai dengan amanah Presiden Joko Widodo, beliau berpesan agar ketimpangan akses pendidikan harus dipersempit. Program Indonesia Pintar menjdi cara untuk memperluas akses bagi penduduk miskin," urainya. (sip/trw)











































