Protes SK Walikota, Sopir di Makassar Saling Lempar Batu
Senin, 28 Mar 2005 12:31 WIB
Makassar - Ratusan sopir pete-pete yang melakukan unjuk rasa di kantor Walikota Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Senin (28/03/2005) saling lempar batu. Penyebabnya ada sopir yang pro dan ad apula yang kontra.Insiden ini berawal dari sekitar 120 sopir trayek Makassar Mall- Daya mendatangi kantor Walikota Makassar. Kedatangan mereka untuk menolak Surat Keputusan (SK) Walikota nomer 15 tahun 2005 yang berisi pemberlakuan trayek BTP-Daya.Menurut para sopir, pemberlakuan trayek ini merugikan mereka, karena dengan adanya trayerk ini, maka sebagian lahan mereka diserobot. "Persaingan ketat, terus lahan dikurangi. Kita dapat uangnya dari mana," ujar Subair, ketua Asosiasi Sopir Makassar.Kedatangan para sopir ini ternyata telah didahului oleh keberadaan puluhan sopir yang pro dengan SK Walikota. Karen marah, para sopir yang pro dan yang kontra terlibat saling lempar batu.Kendati demikian, saling lempar batu ini hanya berlangsung sekitar 10 menit. Personel kepolisian dari Polresta Makassar Barat yang jumlahnya cukup banyak segera meredakan ketegangan. Dua kelompok sopir ini pun dipisahkan dari lokasi unjuk rasa.Para sopir akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 12.30 Wita. Mereka pulang mengendarai puluhan unit pete-pete yang mereka bawa.
(nrl/)











































