Kemlu: 282 WNI Belajar di Turki dengan Beasiswa Yayasan Pasiad

Kemlu: 282 WNI Belajar di Turki dengan Beasiswa Yayasan Pasiad

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jumat, 26 Agu 2016 10:33 WIB
Kemlu: 282 WNI Belajar di Turki dengan Beasiswa Yayasan Pasiad
Ilustrasi Sekolah Gulen di Indonesia (Foto: Muchus Budi R)
Jakarta - Dua mahasiswi Indonesia telah dibebaskan oleh Pemerintah Turki. Mereka sebelumnya ditahan oleh Pemerintah Turki karena dicurigai berkaitan dengan kelompok yang hendak lakukan kudeta.

Kedua mahasiswi itu ditahan karena kebetulan tinggal di asrama yang digeledah pemerintah Turki. Menurut Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia & Bantuan Hukum Indonesia (PWNI & BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal saat ini kedua mahasiswi itu sudah berada di Wisma KBRI Ankara.

"Kedua mahasiswi saat ini ditampung di Wisma Duta Besar RI di Ankara bersama 35 mahasiswa lainnya yang beberapa waktu terakhir ditampung di KBRI," kata Lalu M Iqbal dalam rilisnya seperti diterima detikcom, Jumat (26/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang tua kedua mahasiswi menyambut gembira bebasnya anak mereka setelah dikabari oleh Tim PWNI Kemlu," lanjutnya.

Iqbal menjelaskan berdasarkan data Kemlu, terdapat 2.700 WNI di seluruh Turki. 728 berstatus pelajar atau mahasiswa.

"Di antara 282 yang belajar di Turki dengan beasiswa Yayasan Pasiad," ucap Iqbal. Dari berbagai sumber, Yayasan Pasiad itu adalah sebuah yayayasan yang menaungi sekolah-sekolah di atas, diisi oleh orang-orang Turki yang tinggal Indonesia.

Sementara itu ibunda dari salah satu mahasiswi yang sempat ditahan Dwi Puspita, Asnaini, mengucapkan terima kasih kepada Kemlu karena anaknya telah bebas. "Terima kasih kepada Ibu Menlu dan KBRI Turki yang telah membebaskan anak saya. Hanya Allah yang dapat membalas kebaikan mereka. Saya lega, anak saya kini sudah berada di KBRI. Terima kasih," tutur Asnaini.

Sedangkan Dubes RI di Ankara menyampaikan bahwa KBRI tidak akan meninggalkan WNI dalam kondisi apapun. "Kita akan lakukan yang terbaik untuk pastikan keselamatan WNI kita. Kita tidak akan meninggalkan mereka dalam kondisi apapun," tutup Dubes RI di Ankara Ali Wardana. (yds/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads