Resmikan Pasar Pesanggrahan, Ahok Blusukan ke Lapak-lapak Pedagang

Resmikan Pasar Pesanggrahan, Ahok Blusukan ke Lapak-lapak Pedagang

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 26 Agu 2016 09:35 WIB
Resmikan Pasar Pesanggrahan, Ahok Blusukan ke Lapak-lapak Pedagang
Foto: Ahok resmikan Pasar Pesanggrahan (Ari Saputra/detikfoto)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan Pasar Pesanggrahan. Usai peresmian, Ahok blusukan ke dalam pasar menyambangi tempat para pedagang berjualan.

Berbaju batik, Ahok datang ke Pasar Pesanggrahan terletak di Jalan Garuda, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2016) pagi. Usai memberi sambutan, dia kemudian menyambangi lebih dalam pasar yang terletak di sebelah Kompleks Kodam ini.
Foto: Ahok blusukan di Pasar Pesanggrahan (Danu/detikcom)

Pertama, Ahok menyambangi kios kacamata. Kios itu dijaga dua orang pria dan seorang perempuan. Mereka dan Ahok berfoto bersama.

Setiap dia menyusuri lorong, pasti masyarakat yang ada di situ meminta foto. Ditambah lagi, para wartawan juga tak sedikit jumlahnya. Maka suasana berdesakan di lorong pasar ini tak terhindarkan. Ahok nampak berkeringat. Namun dia tetap melayani foto.
Foto: Ahok blusukan di Pasar Pesanggrahan (Danu/detikcom)

Kebanyakan yang meminta foto adalah kaum ibu. Namun tak jarang pula Ahok yang langsung menyambangi pemegang kamera ponsel tanpa harus ada yang memintanya foto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia kemudian turun ke bagian bawah pasar, yakni tempat para pedagang berjualan sayur mayur, daging, dan rempah-rempah. Di sini, suara bising mesin penggiling kelapa meraung, ibu penggiling juga terlihat tak menyurutkan kerjanya meski Ahok datang ke dekatnya.
Foto: Ahok blusukan di Pasar Pesanggrahan (Danu/detikcom)

Lantai pasar ini bermaterialkan keramik putih. Ada saluran air di sisi-sisinya, mengalirkan air buangan dari tempat berjualan pedagang. Pencahayaan pasar ini cukup terang.
Foto: Ahok resmikan Pasar Pesanggrahan (Danu/detikcom)

Pasar ini dibangun dengan biaya Rp 6,8 miliar, dikelola oleh PD Pasar Jaya. Lahan yang dibanguni pasar ini seluas 2.360 meter persegi dan luas bangunannya 533,60 meter persegi.

Dahulunya, pasar ini disebut oleh PD Pasar Jaya berkondisi kumuh, becek, dan berlantai satu. Kini pasar ini berlantaikan keramik dan berlantai tiga termasuk basement.
Foto: Ahok blusukan di Pasar Pesanggrahan (Danu/detikcom)

Pasar ini adalah pasar rakyat. Pedagang dari kalangan ekonomi lemah. Pedagang tak perlu membayar kios dan sewa bangunan, melainkan hanya membayar Biaya Pengelolaan Pasar (BPP), seperti retribusi keamanan, kebersihan, listrik, dan operasional melalui Cash Management System (CMS). Pedagang diberikan pinjam pakai tempat usaha yang tidak bisa dipindahtangankan.

(dnu/miq)


Berita Terkait