Hanafi mengumumkan pengunduran dirinya itu melalui saluran televisi. Dalam pernyataannya, dia menyebut terlalu banyak tuduhan yang diarahkan pada dirinya hingga menyerang kehidupan pribadi. Salah satunya tuduhan yang menyebut dirinya hidup mewah di sebuah hotel di Kairo sejak awal dirinya menjabat pada 2014 lalu.
"Saya mengumumkan dengan segala integritas dan dengan senang hati, bahwa saya meninggalkan jabatan saya," kata Hanafi seperti dilansir AFP Kamis (25/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media setempat melaporkan sebuah komite yang menyelidiki masalah yang menimpa Khalid Hanafi ada kesepakatan jual beli gandum yang merugikan. Dan Hanafi adalah orang yang bertanggung jawab secara politik atas hal itu.
Kerugian itu diduga terjadi karena para pemasok telah menjual lebih murah gandum impor dan mendapatkan subsidi negara hingga US$ 55 juta dollar.
Hanafi juga disebut menghabiskan uang negara mencapai US$ 800.000 sebagai akomodasi hotel yang ditempatinya. Hal itu telah ditepis Hanafi melalui surat kabar. Dia mengaku membayar hotel menggunakan uang pribadinya.
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, telah berjanji melakukan reformasi ekonomi untuk memotong belanja publik, dia juga telah bersumpah untuk menindak korupsi.
(miq/miq)











































