Demikian disampaikan Wakil Menlu, AM Fachir setelah bertemu dengan Presiden Human Resources Developmenf of Korea (HRDK), Park Young - Bum, di Seoul, Kamisi (25/8/2016). Kunjungan Wamen ini antara lain menindaklanjuti kunjungan Presiden Jokowi Mei lalu.
"Saya senang bahwa pekerja kita di sini disukai namun tantangan ke depan menang berat. Selain persaingan dari 15 negara lain makin ketat, ekonomi Korsel sedang tidak kondusif. Pengangguran anak muda mulai marak," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini di Korea terdapat lebih dari 33 ribu TKI di berbagai bidang yang utamanya di manufaktur. Mereka bisa mengantongi 2 ribu dolar per-bulan atau sama dengan UMR setempat. Masalah yang sering mengemuka bagi TKI adalah illegal workers. (trw/trw)










































