Mangara Bantah Persulit Pendukung Guruh Ikut Kongres

Mangara Bantah Persulit Pendukung Guruh Ikut Kongres

- detikNews
Senin, 28 Mar 2005 11:48 WIB
Bali - Ketua Pelaksana Kongres II PDI Perjuangan Mangara Siahaan membantah telah mempersulit Ketua DPD Kaltim Imam Munjiat menjadi peserta kongres. Iman secara terang-terangan mendukung Guruh Soekarnoputra sebagai ketum PDIP yang baru.Menurut Mangara, Imam secara otomatis bisa langsung menjadi utusan."Dia itu tidak ada masalah, jadi jangan membuat provokasi yang aneh-aneh," kata Mangara disela persiapan pembukaan Kongres II PDI Perjuangan di Hotel Ina Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Senin, (28/3/2005).Menurut Mengara, DPD Kaltim memang memiliki masalah administrasi. Pasalnya, belum ada rapat DPD yang memutuskan tiga utusan yang akan berangkat ke kongres."Kita tidak bisa terima karena mereka belum menggelar rapat. Kalau mereka sudah menggelar rapat dan berita acaranya dibawa ke sini kita tidak masalah. Toh, yang mengurus adalah petugas registrasi bukan DPP. Jadi tidak ada utusan yang kami halangi," katanya.Mengenai keberatan Ketua DPP PDIP Arifin Panigoro yang tidak mendapat kartu identitas, Mangara justru mempertanyakan kejanggalan itu. "Ini kan perhelatan dia juga, kenapa kok masih mempersoalkan ID card, ini kan aneh. Seharusnya dia ikut bertanggung jawab atas suksesnya acara ini," tegas Mangara.Tak Dibuatkan ID CardKhusus untuk Sophan Sophian dan Guruh Soekarnoputra diakui Mangara memang tidak dibuatkan ID card. Hal ini karena tidak ada satu pun konferensi cabang khusus yang mengutus keduanya menjadi utusan kongres."Kalau Guruh kita undang hanya sebatas pembukaan dan penutupan karena dia anggota DPR. Tapi kalau Sophan dia memang tidak kita buatkan ID card karena dia bukan utusan, dan itu adalah prosedur yang harus diikuti semua pihak," katanya.Hingga kini, kata Mangara, sudah lebih dari 1.790 perserta yang sudah melakukan registrasi. "Tinggal 30 peserta saja yang belum melakukan registrasi. Mudah-mudahan sebelum pembukaan mereka sudah sampai di sini," kata dia. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads