Pangdam Bukit Barisan akan Bedah Rumah Praka Wahyudi agar Lebih Baik

Pangdam Bukit Barisan akan Bedah Rumah Praka Wahyudi agar Lebih Baik

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 25 Agu 2016 14:47 WIB
Pangdam Bukit Barisan akan Bedah Rumah Praka Wahyudi agar Lebih Baik
Praka Anumerta Wahyudi (Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Pekanbaru - Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung akan membedah rumah orang tua Praka Wahyudi yang gugur dalam tugas pemadaman kebakaran lahan. Rumah akan dibedah agar lebih baik.

Demikian disampaikan, Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima, Brigjen Nurendi kepada detikcom, Kamis (25/8/2016). Menurut Nurendi, Pangdam I Bukit Barusan sudah memerintahkan Aspers Kodam I untuk membangunkan rumah orang tua Praka Wahyudi yang lebik baik lagi.

"Jadi Pangdam I Bukit Barisan akan membedah rumah Praka Wahyudi di kampung halamannya di Magetan," kata Nurendi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nurendi mengingatkan, agar tim Satgas Karhutla di Riau, untuk meneruskan perjuangan Praka Anumerta Wahyudi dalam memadamkan api di kawasan lahan yang terbakar. Tim Satgas Karhutla, terdiri dari TNI/Polri, Manggala Agni, BPBD, BNPB, perusahaan dan masyarakat.

"Negara dan pimpinan serta kita semua berduka dan memberikan penghormatan serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepad almarhum yang telah mengorbankan dan menyerahkan jiw dan raganya untuk bang dan negara terutama untuk masyarakat Riau," kata Nurendi.

Brigjen TNI Nurendi

Karena itu, lanjut Nurendi, semangat Satgas Karhutla harus bersatu padu dengan satu visi misi hentikan pembakaran lahan dan hutan di Riau.

"Di Riau ini yang terjadi adalah sengaja membakar lahan. Apa masih tega lagi membakar lahan dengan gugurnya Praka Wahyudi," kata Nurendi.

Sebagaimana diketahui, pada 19 Agustus Praka Wahyudi dinyatakan hilang oleh Satgas saat melakukan pemadaman di lahan yang terbakar di Kabupaten Rohil. Pada 23 Agustus ditemukan meninggal dunia dalam kondisi luka bakar sekujur tubuh. Jenazahnya ditebangkan dari Pekanbaru, Rabu (24/8) dan malam harinya dimakamkan di pemakaman umum di Magetan. Pihak keluarganya menolak untuk di makamkan di Taman Makam Pahlawan. (cha/try)


Berita Terkait