PAN: Koalisi Kekeluargaan Siap Usung Risma Jadi Cagub DKI

PAN: Koalisi Kekeluargaan Siap Usung Risma Jadi Cagub DKI

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 25 Agu 2016 13:57 WIB
PAN: Koalisi Kekeluargaan Siap Usung Risma Jadi Cagub DKI
Yandri Susanto dan Zulkifli Hasan. Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah sering berkomunikasi dengan Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) agar bersedia menjadi calon gubernur Jakarta 2017. Namun bila PDIP, partai yang menaungi Risma, tak mau mengusung, maka enam anggota koalisi kekeluargaan yang lain bersedia mengusung Risma ke Pilgub DKI 2017.

"Kalau misalnya PDIP enggak mau, tapi Bu Risma mau ke Jakarta, saya kira koalisi kekeluargaan akan kompak mendukung Bu Risma," kata Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8/2016).

Dikatakannya, kursi koalisi kekeluargaan bakal cukup untuk mengusung Risma ke Pilgub DKI. Nantinya, kandidat dari Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno bisa diplot menjadi cawagub.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Sandiaga akan menjadi cawagub juga enggak masalah," ujar Yandri.

Dia mengatakan, Ketum PAN Zulkifli sudah sering mengadakan kontak telepon dengan Risma. Kini yang perlu dilakukan Risma adalah mempertimbangkan masak-masak.

"Kuncinya ada di Bu Risma. Kita ucapkan 'welcome' bila Bu Risma bersedia," ujar Yandri.

Dia menjelaskan, tak ada aturan di Undang-undang bahwa seorang kader partai tertentu dilarang dicalonkan oleh partai lain. Maka bila PDIP mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan PDIP mempersilakan Risma didukung partai lain, maka tak akan jadi soal.

"Dia sedang menimbang dengan hati yang paling dalam, apakah pergi ke Surabaya atau pergi ke Jakarta," kata Yandri.

Risma dipandang sebagai sosok alternatif yang bisa melawan Ahok. Dan koalisi kekeluargaan sampai saat ini dinyatakannya tak ingin mendukung Ahok. Bila saja PDIP pergi mendukung Ahok, maka koalisi kekeluargaan akan tetap eksis serta masih punya cukup kursi mencalonkan Risma.

PAN memahami warga Surabaya ada yang tak rela Risma ke Jakarta. Ada pula yang mempertimbangkan Risma agar dijaga supaya bisa menjadi gubernur Jawa Timur, kelak. Namun PAN memandang menjadi gubernur Jakarta adalah pilihan yang penting.

"Jakarta kan barometer. Kalau berhasil memenangkan pertarungan dan menata Jakarta menjadi lebih manusiawi, maka itu bisa ditularkan ke daerah lain. Jakarta itu juga disorot dunia internasional. Saya yakin Bu Risma mampu," kata Yandri.

Meski begitu, komunikasi dengan PDIP sebagai partai yang menaungi Risma juga tetap dijaga. "Komunikasi dengan PDIP bagus. Bang Zul (Ketum PAN) dengan Risma sering ketemu beberapa kali. Partai lain juga ketemu Risma," kata dia.

(dnu/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini