"Dalam survei dan sosialisasi yang dilakukan ke ranting partai, basis penolakan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga cukup keras," ujar Daniel saat dihubungi, Kamis (25/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia santun. Kedua, secara manajemen, semangat, sangat terlihat Pak Sandiaga betul-betul mau berjuang untuk memajukan Jakarta," kata Daniel saat dihubungi, Kamis pagi.
"Di luar urusan politik dia sebagai pengusaha juga kan cukup berhasil," sambungnya.
Pada tingkat DPP, kata Daniel, sebenarnya PKB masih belum menentukan keputusan final siapa yang akan diusungnya ke Pilgub DKI. Namun, DPP PKB menghormati seluruh proses yang berjalan di tingkat wilayah.
Jika tak ada perubahan signifikan, Daniel menjelaskan, maka tentu keputusan DPP akan sama dengan keputusan DPW untuk mengusung Sandiaga. Dia secara khusus juga menyebut masih berharap bisa berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung duet Risma-Sandiaga.
"Tentu (masih berharap). Kami berharap PKB, PDIP, Gerindra bisa bersatu agar menampilkan calon alternatif yang kami anggap lebih baik dan memenangkan pilgub dengan Ibu Risma," urainya.
"Kami terus dorong agar pada survei Pak Sandiaga terus naik. Sejauh ini positif," imbuh Wakil Ketua Komisi IV itu.
Dalam undangan yang beredar, deklarasi akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Qudwah - Al-Muqoddasah atau di rumah Ketua Dewan Syuro PKB DKI Jakarta KH A Fauzi di Jalan Kayu Tinggi, Kampung Kandang Sapi, RT 007/06, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Deklarasi rencananya akan dilaksanakan pada pukul 14.30 WIB. Daniel menjelaskan, saat deklarasi akan diberikan surat pernyataan dukungan resmi dari DPP PKB kepada Sandiaga.
(wsn/tor)











































