Temu Tokoh Nasional Awali Rangkaian Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah di Yogya

Temu Tokoh Nasional Awali Rangkaian Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah di Yogya

Sukma Indah Permana - detikNews
Kamis, 25 Agu 2016 12:54 WIB
Temu Tokoh Nasional Awali Rangkaian Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah di Yogya
Amien Rais memaparkan pemikiran dalam temu tokoh Nasyiatul Aisyiyah, Kamis 24 Agustus 2016 (Foto: Sukma Indah P/detikcom)
Yogyakarta - Rangkaian acara Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Yogyakarta dimulai dengan Temu Tokoh Nasional. Dua tokoh yang hadir yaitu Amien Rais dan Rahmawati Husein.

Kedua tokoh dari Muhammadiyah membicarakan isu-isu kekinian terutama soal perempuan. Amien menggarisbawahi soal kesetaraan gender.

Persoalan ini, kata Amien, menjadi persoalan yang telah lama ada hingga saat ini. Namun sebetulnya telah tertuang dengan terang benderang di Alquran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Alquran telah terang benderang soal kesetaraan gender. Ada karakteristik 10 nilai, (di antaranya) muslim laki-laki dan muslim perempuan, orang beriman laki-laki dan orang beriman perempuan," ujar Amien Rais.

Acara yang bertajuk "Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan untuk Kemandirian Bangsa" digelar di Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan, Ring Road Selatan, Bantul, Kamis (25/8/2016).

"Di (negara) barat, gara-gara ingin membebaskan perempuan. Bahkan mereka menggugat bahasa. Misalnya chairman diganti chairperson," imbuhnya.

Dia juga mengingatkan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, sekaya apapun sebuah bangsa atas sumber daya alam akan tetap tertinggal tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal senada disampaikan Rahmawati Husein, Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Rahmawati mendorong NA berkemajuan untuk bergerak secara relevan.

"Relevan, maksudnya gerakan yang responsif terhadap dinamika lokal, nasional, dan global. Kemampuan membaca isu atau masalah yang dihadapi," urainya.

Foto: Sukma IP/detikcom

Selain itu, kata Rahmawati, NA harus berorientasi ke depan dan antisipatif. Bukan malah latah dan terus bernostalgia dengan masa lalu.

Selanjutnya, NA juga dinilai harus terus berinovasi dengan kemajuan teknologi informasi.

"Teguh terhadap karakter nilai agama dan mengagungkan kemanusiaan, semangat untuk berbuat kemaslahatan umat," pesannya.

Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah (NA) akan dibuka secara resmi, Jumat (26/8) besok. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung hingga Minggu (28/8). (sip/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads