BMKG: Gempa Bumi di Mukomuko, Bengkulu Berada di Zona Megathrust

BMKG: Gempa Bumi di Mukomuko, Bengkulu Berada di Zona Megathrust

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 25 Agu 2016 04:32 WIB
BMKG: Gempa Bumi di Mukomuko, Bengkulu Berada di Zona Megathrust
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Wilayah Pulau Pagai diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan 5,6 skala Richter (SR).

Pusat gempa bumi terletak pada 2,97 lintang selatan dan 100,15 bujur timut. Lokasi tepatnya di laut pada jarak 6 Km arah barat Kecamatan Malakopa Pagai Selatan pada kedalaman 25 km. Gempa ini turut dirasakan di beberapa lokasi.

"Dampak gempa bumi berupa guncangan cukup kuat dirasakan di Malakopa, Muntai, Siberut, Siberimanua, Sikakap, Mukomuko, Solok, Painan, dan Padang pada skala intensitas II SIG BMKG (II-III MMI). Banyak warga terkejut dan sempat berlarian keluar rumah akibat guncangan gempa bumi yang terjadi secara tiba-tiba ini," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono, Rabu (24/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daryono menambahkan, belum didapatkan laporan mengenai kerusakan akibat gempa. Hasil monitoring BMKG juga menunjukkan belum ada potensi gempa susulan. Ia mengimbau kepada masyarakat di pesisir Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dan Bengkulu agar tetap tenang mengingat gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Gempa bumi ini jika ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya merupakan gempabumi dangkal di zona megathrust. Zona ini merupakan zona penyusupan Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di kedalaman dangkal dan landai di bawah Pulau Pagai. Jika gempa bumi megathrust terjadi dengan kekuatan besar maka dapat berpotensi tsunami," terang Daryono.

Di wilayah ini pada 25 Oktober 2010 pernah terjadi gempa sekuat 7,2 SR. Pada saat itu, muncul tsunami setinggi 5 hingga 7 meter. Dampak peristiwa itu ialah kerusakan pada permukiman pantai. Menurut laporan sebanyak 450 orang penduduk Pulau Pagai meninggal dan hilang akibat gempa bumi dan tsunami lokal yang dahsyat ini. (bag/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads