Situasi Trisakti Mulai Kondusif Setelah Ricuh, Polisi Tetap Berjaga

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 24 Agu 2016 20:29 WIB
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Kampus Trisakti, Jl Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat kisruh. Kisruh bermula ketika ratusan orang memaksa masuk ke dalam kampus dengan cara merusak gembok gerbang kampus.

Tujuh orang sekuriti sempat diikat dan dipaksa untuk meneken surat pernyataan dukungan terhadap salah satu pihak yang bersengketa. Pantauan detikcom, Rabu (24/8/2016) di lokasi, saat ini situasi kampus cukup kondusif.

Mahasiswa pun masih tampak santai untuk sekedar duduk-duduk atau makan dan minum di kantin kampus. Namun ratusan polisi masih tampak berjaga-jaga di sekitar kampus dan juga di dalam kampus.

Menurut Kepala Bagian Operasi Polres Metro Jakarta Barat AKBP Yossie Paulus, anak buahnya tetap akan berjaga-jaga meski kondusi kampus kondusif. Ada sekitar 300 personel yang diterjunkan untuk mengamankan kampus.

"Kita tetap berjaga-jaga tapi nanti besok kita akan menggeser pasukan di luar. Kita tetap standby di luar besok untuk tetap waspada. Ini lebih tepatnya untuk mengembalikan situasi menjadi normal," kata AKBP Yossie Paulus.

"Pengamanan kita ada di Jalan S Parman dan Jalan Kyai Tapa bersama pamdal. Kita siapkan kurang lebih 300 personel lebih dari Brimob Polda, Dalmas Polda. Ada yang uniforum dan tidak uniforum juga demikian. Dalam artian terbuka dan tertutup," lanjutnya.

Kampus Trisakti ini memang dipersengketakan antara pihak yayasan dan otorita. Pagi ini, pihak yayasan akan menempatkan rektor yang dilantik yakni Ir Edi Hamid. Pengerahan massa juga dilakukan, di mana ada puluhan sekuriti dari pihak yayasan yang masuk ke kampus dan menutup semua gerbang kampus.


(yds/bpn)