Akibatnya warga sangat minim akses infrastruktur sehingga kebanyakan dari mereka hidup 'terisolir'. Bahkan tak jarang untuk menuju pusat kota beberapa warga harus melintasi waduk dengan menggunakan perahu.
Foto: Tri Ispranoto/detikcom |
Pada awalnya Pemprov Jabar akan membuatkan jalan bagi masyarakat terkena imbas tersebut. Namun lantaran tak kunjung terealisasi maka sekira tahun 2014 lalu Pemkab Purwakarta mulai melakukan pembuatan jalan dengan total panjang mencapai 57 KM yang meliputi Kecamatan Maniis, Kecamatan Jatiluhur, dan Kecamatan Sukasari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Tri Ispranoto/detikcom |
"Rencananya nanti yang akan meresmikan jalan Presiden Jokowi," ucap Dedi kepada detikcom.
Pada awalnya jalan tersebut sangat tidak layak untuk dilewati. Selain kontur jalan yang jelek dengan kanan-kiri hutan, jalan tersebut pun amat jarang dilewati oleh kendaraan terlebih lebar jalan ptidak mendukung untuk transportasi.
Tapi kini setelah melakukan perbaikan dan perluasan jalan tersebut pun layak dijajarkan dengan jalan nasional dengan panjang 57 KM, lebar 12 meter, dan ketebalan mencapai 60 cm. Dengan adanya jalan tersebut maka masyarakat tidak perlu lagi menggunakan transportasi seperti perahu untuk menuju pusat kota.
Foto: Tri Ispranoto/detikcom |
Belum juga diresmikan program itu pun menuai prestasi. Pasalnya Dedi yang menggandeng TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mendapat penghargaan dari Mabes AD yang diserahkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono, hari ini di Jakarta. (trw/trw)












































Foto: Tri Ispranoto/detikcom
Foto: Tri Ispranoto/detikcom
Foto: Tri Ispranoto/detikcom