PKL Semarang Demo Minta Dilibatkan dalam Rapat DPRD

PKL Semarang Demo Minta Dilibatkan dalam Rapat DPRD

- detikNews
Senin, 28 Mar 2005 10:20 WIB
Semarang - Setelah gagal bertemu Pjs Walikota Semarang Saman Kadarisman hari Rabu (23/3/2005) lalu, sekitar 150 orang Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tolak Penggusuran kembali berunjuk rasa.Para PKL, yang memakai ikat kepala warna oranye bertuliskan Arak Topeng, meminta pembatalan Perda nomor 11 tahun 2000 dan SK Walikota nomor 511.3 tahun 2001 agar para PKL bisa beroperasi kembali di Kota Semarang.Aksi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dari kawasan Simpang Lima. Kemudian mereka melakukan long march ke kawasan Tugu Muda dan ke Balai Kota Semarang di jalan Pemuda.Lalu mereka menuju Kantor DPRD dekat Balai Kota untuk ikut dilibatkan dalam Rapat Pembahasan tentang PKL. Tapi saat ini Para PKL tertahan di depan gerbang kantor DPRD dan masih melakukan negosiasi dengan anggota dewan.Rencananya pukul 10.30 WIB nanti para PKL akan ditemui anggota Komisi A DPRD untuk berdialog sebelum rapat. Saat ini mereka masih berorasi di depan gedung DPRD.Dalam orasinya, koordinator aksi Edi Warsito meminta permasalahan PKL tidak dipolitisir oleh pihak eksekutif maupun legislatif. Mereka tidak peduli tentang siapa calon walikota yang akan bertarung dalam Pilkda 27 Juni 2005 mendatang."Pokoknya PKL harus bisa beroperasi kembali," teriak Edi yang disambut tepuk tangan PKL lainnya.Seperti diketahui, seminggu yagn lalu pihak Pemkot Semarang mulai melakukan penggusuran terhadap PKL. Tempat mangkal PKL yang digusur antara lain di JL. Pandanaran, Jl. Ahmad Yani, Jl. Gajah Mada, Kawasan Simpang Lima, Jl. Pemuda dan Jl Pahlawan. (fab/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads