Digagalkan, Penyelundupan Ribuan Kepiting Bertelur dari Kualanamu ke Bangkok

Jefris Santama - detikNews
Rabu, 24 Agu 2016 10:38 WIB
Ilustrasi (Foto: Jefris Santama/detikcom)
Medan - Petugas Bea dan Cukai Bandara Kualanamu menggagalkan upaya penyelundupan ribuan kepiting bertelur dalam keadaan hidup. Rencananya, ribuan kepiting tersebut akan dikirim ke Bangkok, Thailand melalui Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumut.

"Barang bukti tersebut dicegah karena kepiting betina dalam kondisi bertelur dilarang untuk diekspor," kata Kasubsi Penyuluhan Humas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Kualanamu, Jarot Sapto dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (24/8/2016).

Jarot menjelaskan, penggagalan penyelundupan tersebut terjadi pada Minggu (21/8) di Gudang Kargo Lini 1 Bandara Kualanamu. Saat itu, petugas curiga dengan 20 kotak yang sedang dalam pemeriksaan x-ray.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara bersama, didapati kepiting hidup betina dalam kondisi bertelur yang disembunyikan di bawah kepiting hidup jantan. Jadi, modusnya menyembunyikan kepiting betina bertelur di bawah kepiting jantan," sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, kepiting betina dalam kondisi bertelur itu sebanyak 1.499 ekor. Sedangkan kepiting jantan sebanyak 540 ekor. Bila ditotalkan, keseluruhan kepiting tersebut berjumlah 2.039 ekor.

"Kepiting itu rencananya akan diangkut dengan pesawat Air Asia," imbuh Jarot.

"Bila berhasil diselundupkan jelas akan mengganggu ekosistem sumber daya alam. Untuk tindak lanjut, kita bekerja sama dengan Balai Karantina Ikan," tutupnya. (trw/trw)