"Apapun yang diusulkan Gerindra, kita akan terima," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat berbincang, Rabu (24/8/2016).
Soal pendamping Sandiaga, PKS sedang mengkaji sejumlah nama yang baru akan diumumkan pihaknya pada awal September nanti. Nantinya, nama-nama itu akan dirembug dengan partai lain untuk menjadi pendamping Sandiaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, PKS bisa merapat mendukung Risma dari PDIP atau Sandiaga dari Gerindra. Semua ini tergantung dinamika politik terakhir pada pembukaan pendaftaran calon Pilgub DKI, yakni pada 18 hingga 21 September 2016. PKS, PDIP, dan Gerindra, semua bermain di 'menit politik terakhir'.
"Kita posisi sama dengan PDIP, PDIP last minute bisa memutuskan. Gerindra last minute juga bisa memutuskan," kata Mardani.
PKS juga menilai PDIP belum sepenuhnya memupus harapan masyarakat agar Risma maju ke Pilgub DKI. Soalnya PDIP dilihatnya belum menyatakan keputusan formal untuk Pilgub DKI 2017. Begitu pula dengan PKS dan Gerindra.
"Selama belum ada deklarasi bersama, semua kemungkinan masih ada. Di tingkat DPW, komunikasi dengan PDIP masih terus. PDIP kan juga belum memutuskan," tuturnya.
Namun Mardani menyatakan sudah semakin kompak saja dengan Gerindra. "Kita dengan Gerindra sudah menyatum sepakat untuk bersama. Tapi kita terus membuka komunikasi dengan partai-partai lain," kata Mardani. (dnu/tor)











































