Wakil Direktur Jenderal Kantor Hubungan Luar Negeri Pemerintah Provinsi Jiangsu, Yang Jing menyambut kedatangan delegasi Partai Golkar dengan hangat di Sofitel Galaxy, Nanjing, Selasa (23/8/2016). Nanjing merupakan ibukota provinsi Jiangsu.
Yang Jing memaparkan bahwa Jiangsu sudah memiliki 299 sister city di 54 negara. Sebanyak 50 perusahaan dari seluruh dunia sudah berinvestasi di Jiangsu dan nilai ekspor serta impor di provinsi ini pada 2015 mencapai USD 545 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu bercerita tentang hubungan bersejarah China dan Indonesia yang sudah terjalin sejak berabad-abad lalu. Salah satunya lewat perjalanan Laksamana Cheng Ho.
"Saya tahu Laksamana Cheng Ho sangat terkenal di Indonesia. Dia pernah tujuh kali berlayar ke Indonesia.
Tiap berlayar, dia akan berangkat dari Nanjing ke sungai Yangtze," ucapnya berkisah.
(Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom) |
Hubungan erat sejak berabad-abad lalu itu berlanjut hingga era sekarang, seperti yang ditunjukkan oleh Presiden RRC Xi Jinping dan Presiden RI Joko Widodo. Keduanya sudah beberapa kali bertemu dan mencapai berbagai kesepakatan, termasuk soal kerjasama di bidang maritim.
"Salah satunya terkait jalur sutera maritim dengan poros maritim dunia. Itu sangat bagus," ujar Yang Jing yang pernah ke Indonesia pada Desember 2014 lalu ini.
Investasi China di Indonesia juga banyak berasal dari provinsi yang berada di tengah-tengah sisi timur China ini. Kini, ada 75 perusahaan Jiangsu yang berinvestasi di Indonesia dengan nilai mencapai 1,5 juta USD.
"Sudah ada landasan kokoh antara Indonesia dan Jiangsu," tuturnya.
Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily selaku pimpinan delegasi kemudian menjelaskan bahwa Partai Golkar adalah partai pemenang kedua di Indonesia. Golkar kini juga sudah menyatakan mendukung pemerintahan Jokowi-JK.
"Salah satu program utama pemerintahan Jokowi adalah membangun program maritim. Beberapa perusahaan swasta Tiongkok sudah berinvestasi di Indonesia dan kami berharap investasi dilanjutkan," ujar Ace.
Kerjasama di bidang ekonomi ini selaras dengan visi Indonesia 2045 yang disusun oleh Partai Golkar. Ace juga menyoroti ajakan Provinsi Jiangsu untuk bekerja sama dalam sejumlah hal lain yaitu membangun hubungan antarpartai, memperkuat ekonomi, dan kerjasama pendidikan.
"Kami menyambutnya dengan baik. Itu berimplikasi positif bagi kesejahteraan kedua negara," ungkap politikus asal Banten ini.
Dalam pemaparannya, pejabat Provinsi Jiangsu sempat menyinggung soal banyaknya keturunan Tionghoa di Indonesia. Ace pun menanggapi dengan menceritakan dukungan Golkar ke Basuki Tjahaja Purnama yang keturunan Tionghoa di Pilgub DKI 2017.
"Keturunan Tiongkok di Indonesia seperti saudara kami sendiri. Bahkan kami sudah mendukung warga keturunan Tiongkok untuk menjadi gubernur DKI Jakarta," ucapnya.
(Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom) |
Pengurus Golkar berada di China atas undangan International Department Communist Party of China (IDCPC) atau Partai Komunis China (PKC). selama 22 Agustus-31 Agustus 2016. Kota pertama yang dikunjungi adalah Nanjing di Propinsi Jiangsu ini.
Delegasi pengurus Golkar terdiri dari Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily, Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri Golkar Emmalia Natar, Wasekjen Golkar Melki Laka Lena, Wabendum Golkar Selina Gita, Wabendum Golkar Sari Yuliati, Wabendum Golkar Ernawati Tahang, Ketua Departemen Otonomi Khusus Golkar Fauziah Pujiwatie, Anggota Departemen Pembangunan Daerah dan Pedesaan Marleen Jeanne Petta, serta Ketua Departemen Organisasi Golkar Rofiqul Umam. Ada pula Sekjen Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Andi Nursyam Halid, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri AMPG Syafaat Perdana, serta Wabendum AMPG Siti Harumi Prima Sari.
(imk/dnu)












































(Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom)
(Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom)