DetikNews
Selasa 23 Agustus 2016, 19:28 WIB

Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim Lewat Berkurban

Salmah Muslimah - detikNews
Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim Lewat Berkurban Foto: Salmah Muslimah/detikcom
Jakarta - Berkurban pada hari raya Idul Adha menjadi momen bagi umat muslim untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Berkurban merupakan bentuk pengorbanan dan syukur seorang hamba kepada Tuhannya.

Sejarah berkurban dimulai sejak masa Nabi Ibrahim As dan putranya Nabi Ismail As. Kala itu Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah untuk mengorbankan anak laki-lakinya. Nabi Ibrahim sebagai hamba yang patuh pada Tuhan dengan ikhlas mengorbankan anaknya. Akan tetapi, lantaran Allah melihat keikhlasan Nabi Ibrahim dalam melaksanakan perintah, maka Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba.

Peristiwa tersebut mengajarkan tentang ujian keimanan seseorang dan keiklasan untuk mengorbankan sesuatu yang sangat berharga. Terkadang sulit bagi seseorang untuk ikhlas mengorbankan sesuatu yang dimiliki dan berharga.

Berangkat dari perintah kurban itu, maka setiap Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban yang jatuh pada saat musim haji, umat muslim yang mampu disunahkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai tanda bersyukur dan berbagi antar umat manusia. Selain sebagai tanda syukur dan berbagi, berkurban sendiri merupakan simbol pengorbanan seorang hamba yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kurban bisa dilaksanakan sendiri atau melalui lembaga. Salah satu lembaga yang menyalurkan kurban hingga pelosok daerah adalah Lembaga Dakwah Kreatif iHAQi. Pendistribusian hewan kurban berupa domba, kambing, dan sapi akan dilakukan di daerah-daerah terpencil, rawan gizi, miskin dan daerah yang terkena bencana dan kerusuhan di seluruh Indonesia.

Program Tebar Kurban ini bukan hanya tentang memberikan daging kurban kepada penerima, tetapi juga berbagi kebahagiaan bersama, si pemberi ikut terlibat dalam proses berkurban.

"Program ini intinya saya ingin bersama teman-teman dari public figure untuk sharing dan berbagi kebahagiaan di hari Idul Adha. Kita bukan hanya menebar daging kurban saja tapi juga berbagi suasana kebahagian. Ketika nanti pemotongan kita ingin teman-teman (public figure) meluangkan waktu untuk hadir di tempat pemotongan. Jadi bukan hanya dagingnya saja tetapi juga suasananya," kata kata Pimpinan Lembaga Dakwah Kreatif iHaQi, Ustaz Erick Yusuf saat jumpa pers Tebar Kurban iHAQi di Abuella Cafe, Cilandak Town Square, Selasa (23/8/2016)
Pimpinan Lembaga Dakwah Kreatif iHaQi, Ustaz Erick Yusuf

Erick menggandeng sejumlah public figure untuk mengajak masyarakat berkurban bersama. Mereka di antaranya Armand Maulana, Iwel Sastra, Sarah Vi, Merry Putriana, Masaji KMGP, Iman J-Rock, Marcella Zalianty, Mang Saswie dan Eddies Adelia.

"Seluruh masyarakat diharap mampu merasakan manfaat hari raya kurban dan ikut melaksanakan ibadah kurban serta semakin mendorong masyarakat untuk Fastabiqul Khairat, yakni dengan berlomba-lomba dalam kebaikan," ucap Erick.

Erick mengajak masyarakat untuk ikut berkurban dan meneladani kisah Nabi Ibrahim, berkurban dengan ikhlas sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan. Selain itu ada nilai lebih yang ditawarkan yakni ikut memberikan kebahagian bagi penerima dengan langsung terjun ke lokasi.

"Kita menyatukan hati antara pemberi dan penerimanya,"imbuhnya.

"Ketika Idul Kurban secara esensinya artinya berbagi. Bergembira bersama dengan penerimanya. Bisa sambil nyanyi atau berbincang dan foto-foto juga berbagi kebahagiaan. Foto bareng sama Arman atau Mba Eddies misalnya," tambah Erick.

Tebar Kurban iHAQi menargetkan 20.000 hewan kurban untuk bisa didistribusikan ke daerah yang membutuhkan. Ada 7 provinsi yang menjadi target program ini yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Banten, NTB dan NTT.

Menurut Erick hewan yang dikurbankan merupakan hasil peternakan dari daerah yang menjadi target pembagian kurban. Sehingga harga sapi atau kambing lebih murah namun tetap berkualitas.

"Kita bekerjasama dengan peternak lokal agar mereka berdaya. Kita ambil dari sana dan langsung di potong di sana. Karena itu harganya bisa hemat (murah). Kalau konsisten begini terus peternak lokal bisa berdaya," katanya.

Erick menambahkan harga hewan kurban yang telah memenuhi standar dan mutu kualitas ditawarkan oleh iHAQi dengan harga yang bervariasi di antaranya, kambing standar Rp 2.300.000,-/ekor, sapi Rp. 13.500.000,-/ekor dan ada kurban sapi kolektif untuk 7 orang dengan harga Rp. 1.950.000,-/orang. Masyarakat bisa menyalurkan kurbannya melalui Dompet iHAQi Peduli.

"Semoga kita bisa mengajak yang lain bukan cuma publik figur saja. Kita terbuka, hayu ikut sama kita," katanya.

Di kesempatan yang sama, Armand Maulana mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan ini.

"Insya Allah pas Idul Adhanya saya bisa ikut yang deket saja di Bekasi. Insya Allah bisa jodoh waktunya. Apa yang kita harapkan di sini baik untuk kita dan orang lain," ungkap vokalis Gigi ini.
(slm/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed