Ahok: Aku Juga Mau Cuti, Tapi Harus Ada Ketetapan Hukum

Ahok: Aku Juga Mau Cuti, Tapi Harus Ada Ketetapan Hukum

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 23 Agu 2016 17:05 WIB
Ahok: Aku Juga Mau Cuti, Tapi Harus Ada Ketetapan Hukum
Foto: Danu Damarjati/detikcom
Jakarta - Gugatan atas kewajiban cuti calon kepala daerah petahana saat ini masih berproses di Mahkamah Konstitusi. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, dirinya akan mengambil cuti untuk kampanye Pilkada DKI 2017, tapi harus ada ketetapan hukumnya.

Ahok mengatakan hal ini untuk menjawab pertanyaan wartawan yang menyebutkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan jika dirinya menjadi Ahok, dia akan mengambil cuti untuk kampanye.

"Oh, enggak apa-apa, aku juga mau cuti," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Ahok mengaku bingung. Sebab jika dirinya diharuskan untuk cuti, lantas Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat juga akan cuti, karena kabarnya akan ikut di kontestasi Pilkada DKI. Maka akan terjadi kekosongan di Pemprov DKI, meski nantinya dipimpin oleh Pelaksana Tugas.

"Kalau mau cuti, misalnya Sekda maju, Wagub maju, saya maju. Terus tiga (orang) maju, bagaimana? Kalau dua putaran, tiga pasang, maka 6 bulan cuti. Ini beda dengan Surabaya atau kota lain yang siapa menang (langsung) jadi," kata Ahok.

"Saya juga suka cuti, tapi harus ada keputusan hukum," tambah Ahok. (rjo/erd)


Berita Terkait