Ketegangan David dan Aipda Wayan Sudarsa soal Tas Hilang yang Picu Pembunuhan

Polisi di Bali Dihabisi Bule

Ketegangan David dan Aipda Wayan Sudarsa soal Tas Hilang yang Picu Pembunuhan

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 23 Agu 2016 17:02 WIB
Ketegangan David dan Aipda Wayan Sudarsa soal Tas Hilang yang Picu Pembunuhan
Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Denpasar - Pada pemeriksaan awal, David Taylor (34) masih labil. Dia membantah membunuh anggota Laka Lantas Polsek Kuta, Aipda I Wayan Sudarsa. Belakangan dia mengakui perbuatannya.

Berdasarkan keterangan David, pembunuhan itu semata-mata dipicu hilangnya tas kekasihnya, Sara Connor. Itu terjadi pada Rabu (17/8) usai David dan Sara bercengkerama di Pantai Kuta, tepatnya di depan Hotel Pullman. Entah bagaimana ceritanya, tas Sara hilang.

Menurut Kapolresta Denpasar, Kombes Hadi Purnomo, korban berada di pinggir jalan saat kejadian. Dia dihampiri David dan dituduh mengetahui tas kekasihnya. "Digeledah sama David. Setelah itu adu kontak. Anggota bilang saya enggak ngambil, enggak tahu," kata Hadi di kantornya, Jl Gunung Sanghyang, Denpasar, Selasa (23/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ah kamu, polisi pembohong, polisi gadungan," tambah Hadi menirukan ucapan David.

Akhirnya, lanjut Hadi, terjadi clash. Korban tersinggung, karena sebagai aparat dia digeledah. "Bapak nggeledah, saya tersinggung enggak kira-kira?" kata Hadi kepada wartawan.

David dalam pengaruh minuman keras, sehingga dia tak sadar berlaku kasar ke korban. Korban tewas dengan luka tusuk pecahan botol bir.

Selain dengan botol bir, dengan apa David memukul korban? "Pakai handphone 2 kali. Teropong pas di tangga," kata Hadi.

David merupakan WN Inggris, sedangkan Sara tercatat sebagai WN Australia. Pasangan kekasih ini ditetapkan sebagai tersangka dan masih menjalani beragam proses penyidikan. (ams/trw)


Berita Terkait