"Kita terima kasih kepada pemerintah Filipina yang benar-benar serius untuk menangani ini. Dia mengerahkan cukup banyak, 10 ribu pasukan. Pengerahannya memerlukan biaya yang sangat banyak dan itu dilakukan," kata Menhan usai upacara Bela Negara di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2016).
Menhan mengatakan, dari jumlah kelompok Abu Sayyaf sekitar 300 orang, saat ini tersisa hanya setengahnya.
"Saya selalu berkoordinasi dengan Menhan Filipina. Kemarin di Basilan itu ditemukan markas besarnya. Ada di dalam tanah. Jadi Basilan sudah bersih, tinggal Zulu. Kalau saya hitung jumlah mereka kan kira-kira 300 yang sudah tewas ada 100 lebih, belum lagi yang luka-luka. Kalau saya hitung dari laporan-laporan itu ada 115 sampai 120. Cukup signifikan," tutur Menhan.
Dua orang WNI berhasil kabur dari kelompok Abu Sayyaf, mereka yakni Ismail dan M Sofyan. Menhan mengungkapkan, mereka berhasil kabur dengan memanfaatkan kelengahan Abu Sayyaf.
"Saya belum ketemu (2 WNI yang bebas). Jelas nah itu lah ditekan terus dengan banyaknya sandera mereka juga waspada terhadap serangan filipina tapi dia tidak waspada terhadap tawanan. Tawanan melihat kesempatan lari. Nah itu akibat dari tekanan pasukan Filipina," ujar Menhan. (rna/aan)











































