Namun bila tak mau mendukung, Ahok mempersilakan mereka mencari calon untuk diajukan sebagai Cagub melawan Ahok. "Saya kira saya tidak ada membedakan partai Islam, non Islam. Saya hanya tawarkan kalau Anda bekerja dengan baik dan jujur, saya tawarkan anda mau ikut dukung saya atau tidak. Kalau Anda tidak mau dukung saya silakan cari lawan saya. Biar orang Jakarta mendapatkan terbaik dari yang terbaik. Bukan terburuk dari yang terburuk. Itu saja," kata Ahok saat meninjau Rumah Susun Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Selasa (23/8/2016).
Cagub yang diusung oleh Partai Golkar, Hanura dan NasDem itu juga mengaku tak membedakan partai Islam dan non Islam untuk menjalin komunikasi politik. Dia kemudian mencontohkan saat maju Pemilihan Bupati Belitung Timur yang 90 persen penduduknya muslim dan 55 fraksi di DPRD dikuasai Partai Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok sudah memastikan diri maju Pilgub DKI dengan diusung oleh Golkar, NasDem dan Hanura. Sementara 7 partai pemilik kursi di DPRD DKI, yakni: PPP, PKB, PKS, PAN, Demokrat dan Gerindra hingga kini belum menentukan kandidat yang akan mereka usung. (erd/trw)











































