DetikNews
Senin 22 Agustus 2016, 23:06 WIB

Warganya Ditahan TNI AL karena Memancing, Otoritas Singapura Kontak RI

Elza Astari Retaduari - detikNews
Warganya Ditahan TNI AL karena Memancing, Otoritas Singapura Kontak RI Kapal Seven Seas Conqueress yang ditangkap WFQR. (Foto: Dok. Dispen TNI AL)
Jakarta - Sejumlah warga negara Singapura ditangkap TNI AL karena memancing di perairan Kepulauan Riau tanpa izin. Kapal yang membawa mereka memasuki wilayah Indonesia secara ilegal.

Setidaknya 10 orang WN Singapura ditangkap saat sedang memancing di sekitaran perairan Tanjung Berakit Kepri, Sabtu (20/8). Aksi mereka diketahui oleh tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV/Tanjungpinang yang langsung bergerak cepat begitu radar menangkap sinyal Kapal Seven Seas Conqueress itu melakukan tindakan ilegal.

Kapal yang dinakhodai oleh warga negara Singapura, Ricky Tan Poh Hui, langsung dikawal menuju Mako Lantamal Tanjungpinang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hasilnya, kapal yang memakai bendera Malaysia itu tidak memiliki izin untuk memasuki wilayah perairan Indonesia.

Kapal milik perusahaan Singapura, Odyssey Marine PTE LTD, tersebut membawa 9 penumpang yang seluruhnya adalah WN Singapura. Serta 3 ABK yang merupakan WNI.

Kadispen TNI AL Laksma Edi Sucipto menyebut seluruh penumpang dan awak kapal itu kini masih menjalani pemeriksaan di Lantamal Tanjungpinang. Mereka melanggar sejumlah undang-undang karena memasuki wilayah Indonesia tanpa izin. Apalagi mereka melakukan tindakan illegal fishing.

"Mereka masih diproses di Lantamal IV. Nanti diproses secara hukum, karena melanggar UU Perikanan dan UU Imigrasi. Masuk wilayah Indonesia tanpa izin," kata Edi saat dikonfirmasi detikcom, Senin (22/8/2016).

Sementara itu dilansir dari The Straits Times, Senin (22/8), Kementerian Luar Negeri Singapura telah mengambil langkah-langkah terkait penangkapan ini. Otoritas Singapura di Batam telah menjalin komunikasi dengan pihak Indonesia dan pihak berwenang RI disebut akan memberi upaya bantuan untuk WN Singapura yang ditangkap karena memancing.

Pemerintah Singapura juga sudah mengontak sebagian besar keluarga WN Singapura yang ditahan itu. Penangkapan ini bukanlah yang pertama. Pada bulan April lalu, Kapal yang dinakhodai oleh WN Singapura juga ditangkap TNI AL di sekitar lokasi yang sama. Saat itu kapal dinakhodai oleh Shoo Chian Huat membawa 13 penumpang, 7 di antaranya WN Singapura.

Pengacara Shoo kepada The Straits Times menyatakan pihaknya mengajukan Praperadilan yang akan disidangkan pada 29 Agustus mendatang. Saat ini Shoo masih berada dalam tahanan imigrasi Indonesia.
(elz/dha)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed