Kongres PDIP Dibuka Hari Ini
Senin, 28 Mar 2005 05:12 WIB
Jakarta - Proses demokratisasi di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dimulai hari ini. Salah satu parpol terbesar di Indonesia ini akan memilih ketua umum barunya dalam kongres yang digelar kali kedua ini. Sejumlah nama akan menghadang, langkah Megawati untuk tetap menjadi calon ketua umum. Meskipun Sophan Sophiaan dan Arifin Panigoro menyatakan mundur, namun masih ada saingan lainnya, yakni Guruh Soekarnoputra, Laksamana Sukardi dan Roy BB Janis dalam kongres yang dibuka mulai, Senin (28/3/2005) hari ini pukul 14:00 WITA.Bahkan kemunduran Arifin dan Sophan bisa jadi membuat calon ketua umum lain, saingan Megawati makin terbuka. Mungkin kah Guruh, Kwik atau Roy akan menjadi lawan berat Megawati? Namun siapa yang dapat sangka apa yang akan terjadi di politik. Bisa jadi, bakal ada yang mundur lagi atau malah Megawati yang akan tersingkir. Semuanya masih akan berjalan, karena sikap politik akan dapat berubah sewaktu-waktu. Tidak ada yang pasti dalam politik, dan tidak ada lawan ataupun kawan yang abadi. Tak seperti kongres partai lainnya, PDIP tidak akan mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai wakil dari pemerintah. Tidak diundangnya SBY dalam pembukaan kongres kali ini, bisa jadi karena sikap oposisi PDIP karena kalah dalam pemilihan presiden yang berlangsung secara demokratis tahun lalu.Namun anggapan itu dibantah oleh Wasekjen PDIP, Pramono Anung. Pramono menyatakan, tidak diundangnya pemerintah bukan karena sikap oposisi PDIP."PDIP tidak mengundang pejabat pemerintah dalam pembukaan bukan karena PDIP adalah partai oposisi tapi karena PDIP ingin mulai tradisi baru yakni independensi," katanya.
(mar/)











































