Aksi Lompat Partai Calon Walikota Solo

Aksi Lompat Partai Calon Walikota Solo

- detikNews
Minggu, 27 Mar 2005 23:31 WIB
Solo - Pertarungan perebutan jabatan walikota Solo makin unik dan menarik. Ada calon walikota yang gagal terpilih di satu partai tertentu, lalu kemudian dia mendaftar di partai lainnya. Dia pun mengajak pengurus partai lainnya lagi menjadi anggota tim suksesnya.Adalah pengacara kondang Warsito Sanyoto, yang agaknya membuat pertarungan walikota menjadi menarik. Anggota tim advokasi DPP PDIP ini sempat mengalami kekalahan dalam penyaringan calon walikota di Rakercabsus PDIP Solo 23 Maret lalu.Dalam penyaringan di PDIP, pasangan Warsito - Fathoni hanya berada di posisi ketiga dengan perolehan 52 suara. Dia dipecundangi secara telak oleh pasangan Joko Widodo - Hadi Rudyatmo yang memperoleh 251 suara dan disusul pasangan Slamet Suyanto - Abimanyu 57 suara.Kalah di PDIP, dia pun segera "banting setir" dan mengintensifkan diri di pencalonan PAN yang akan melakukan konvensi pada 3 April mendatang. Dia akan menghadapi tiga pasangan lain. Untuk memperkuat dukungan, dia segera menambah formasi tim sukses. Selain tokoh masyarakat dan fungsionaris PAN, diajaknya pula Mahendradatta yang selama ini dikenal sebagai Ketua DPP PBR dan koordinator TPM.Mahendra menilai kota Solo sebagai kota yang unik. Disamping menjadi basis kekuatan kelompok kiri juga menjadi basis kekuatan kelompok yang berorientasi kanan. Karena itulah dibutuhkan pemimpin yang mampu menjadi penengah atau jembatan dua kelompok tersebut.Menurutnya, pemimpin yang memenuhi kriteria itu adalah pasangan Warsito - Fathoni. "Pak Warsito berasal dari nasionalis, sedangkan Pak Fathoni seorang dokter profesional yang banyak mengabdikan diri di bidang sosial keagamaan. Karena itu saya menghimbau para pemegang hak suara di konvensi PAN melihat realitas ini," ujar Mahendra kepada wartawan di Solo, Minggu (27/3/2005). Meskipun berasal dari PBR, Mahendra mengaku dekat dengan warga PAN di Solo.Sedangkan Warsito mengaku sudah mengantongi restu dari Amien Rais. Dia juga yakin kekalahannya di konvensi PDIP tidak mempengaruhi dukungan arus bawah kepadanya. "Kekalahan kemarin karena yang memilih adalah struktural partai, sedangkan pendukung saya di arus bawah. Saya berharap arus bawah PDIP dan warga PAN akan bergabung," dalihnya. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads