Serius Wujudkan Bandung Jadi Sillicon Valley, Ridwan Kamil Lobi 2 Perusahaan AS

Serius Wujudkan Bandung Jadi Sillicon Valley, Ridwan Kamil Lobi 2 Perusahaan AS

Niken Purnamasari - detikNews
Minggu, 21 Agu 2016 22:21 WIB
Serius Wujudkan Bandung Jadi Sillicon Valley, Ridwan Kamil Lobi 2 Perusahaan AS
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Djakarta Theater, Minggu (21/8/2016). Foto: Niken Purnamasari/detikcom
Jakarta - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil serius menggarap mimpinya mewujudkan Bandung menjadi pusat perkantoran perusahaan-perusahaan startup dunia. Ridwan Kamil sudah melobi dua perusahaan asal Amerika Serikat (AS) untuk berinvestasi di Bandung.

"Nanti akan ada Sillicon Valley di Bandung. Kita sudah melakukan lobi internasional dan ada 2 perusahaan Amerika Serikat yang berinvestasi Rp 2 triliun di Bandung. Kita akan sejajar dengan bangsa di dunia," ujar Ridwan Kamil dalam talkshow Supermentor yang digelar Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Djakarta Theater, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2016) malam.

Tak hanya itu, Kota Bandung menurut pria yang akrab disapa Kang Emil ini menjadi kota pertama di Indonesia yang secara khusus dibuat halaman e-commerce oleh Facebook.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(Baca juga: Bandung, Siap Jadi Silicon Valley Indonesia?)

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Djakarta Theater, Minggu (21/8/2016). Foto: NIken Purnamasari/detikcom


Upaya mewujudkan Kota Bandung agar setara dengan kota-kota besar di dunia harus dilakukan optimal oleh Pemkot tentunya dengan kerja sama banyak pihak.

"Bandung kota pertama yang dibuat halaman e-commerce oleh Facebook. Kenapa bisa? Karena Wali Kota-nya datang langsung ke Facebook, ketuk pintu. Perubahan itu harus dijemput. Bukan ditunggu," kata kang Emil yang disambut dengan gemuruh tepuk tangan sekitar 1.000 orang peserta yang hadir.

Selain Kang Emil, talkshow yang bertajuk Abad 21 Sebagai Zaman Kecemerlangan Indonesia juga dihadiri oleh Imam Islamic Center of New York Shamsi Ali, Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/ Arya Kemuning Agus Yudhoyono dan mantan Dubes Indonesia untuk AS Dino Patti Djalal. (nkn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads