HUT ke-18 PAN, Zulkifli Blusukan Sampai Bantargebang

HUT ke-18 PAN, Zulkifli Blusukan Sampai Bantargebang

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Minggu, 21 Agu 2016 19:10 WIB
HUT ke-18 PAN, Zulkifli Blusukan Sampai Bantargebang
Ketum PAN Zulkifli Hasan bersama warga dalam perayaan peringatan HUT ke-18 PAN, Minggu (21/8/2016)/Foto: Dok. PAN
Jakarta - Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan merayakan HUT ke-18 PAN dengan blusukan ke sejumlah wilayah dari Jakarta sampai Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat.

Di Bantargebang, Zulkifli berbagi dengan anak anak pemulung. Zulkifli Hasan berbagi cerita masa kecilnya sebagai anak desa yang juga hidup dalam kesulitan

"Adik adik, saya ini anak desa. Kondisi saya dulu juga serba susah. Tapi saya tidak pernah malu jadi anak desa. Ayo adik-adik juga jangan minder jadi anak pemulung," kata Zul dalam siaran pers PAN, Minggu (21/8/2016).

Zulkifli Hasan yang juga Ketua MPR ini mengapresiasi Sekolah Alam Tunas Mulia yang menyediakan sekolah gratis untuk anak anak pemulung.

"Anak anak pemulung harus sekolah, harus dapat pendidikan untuk mengubah nasib mereka, nasib keluarganya, dan keluar dari lingkaran kemiskinan. Apa yang Bapak Ibu di Tunas Mulia ini adalah amal saleh yang tak akan habis," ungkap Zul.

Zulkifli Hasan juga menyampaikan, pekerjaan menjadi pemulung yang kerja keras untuk masa depan anak anaknya adalah profesi yang terhormat dan yang paling penting halal.

"Apresiasi saya untuk pemulung yang kerja keras untuk pendidikan anak anaknya. Rezekinya Insya Allah berkah," kata Zul.

Dalam kesempatan tersebut, DPP PAN membagikan sembako kepada warga Bantargebang dan menyerahkan bantuan tunai untuk Sekolah Alam Tunas Mulia. Hadir mendampingi Zulkifli Hasan, Bendahara Umum PAN Nasrullah dan Ketua DPP PAN yang juga Ketua Panitia HUT PAN ke 18 Teguh Juwarno dan Candra Tirta Wijaya.

Sebelumnya Zulkifli dan rombongan juga blusukan ke Pulo Gadung dan Pinang Ranti Jakarta. Kegiatan ini diikuti ratusan yang mayoritas warga gusuran pinggir kali. Di acara tersebut, Zulkifli Hasan juga membagikan sembako pada warga.

Lokasi kedua dilaksanakan di Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur. Warga yang mayoritas ibu-ibu menyampaikan aspirasinya mulai dari harga kebutuhan pokok yang mahal, sampai fasilitas dan akses kesehatan untuk balita yang sulit.

Dalam setiap kesempatan dialog dengan warga di 2 lokasi tersebut, Zulkifli Hasan sampaikan penghargaannya terhadap apapun profesi yang dijalani sepanjang halal dan baik.

"Walaupun profesi Bapak Ibu di sini jadi tukang becak, supir bajaj, tukang cuci atau kuli bangunan, Bapak-Ibu di sini semuanya adalah orang-orang terhormat. Semua profesi itu halal dan mulia," kata Zul.

Zulkifli Hasan juga sampaikan pentingnya pendidikan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

"Dengan pendidikan, seseorang bisa mengubah nasibnya jadi lebih baik dan keluar dari lingkaran kemiskinan. Ayo Bapak-Ibu usahakan anaknya tetap sekolah ya," kata Zul.

(van/fdn)


Berita Terkait