Draf RUU Pemilu

Di Pemilu 2019, Syarat Artis dan Tokoh Maju Jadi Caleg DPR Akan Diperketat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 21 Agu 2016 16:30 WIB
Diskusi RUU Penyelenggaraan Pemilu di Cikini, Minggu (21/8/2016). (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Kementerian Dalam Negeri hampir menyelesaikan draf Rancangan Undang-undang tentang Pemilihan Umum. Setelah selesai draf tersebut akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk dibahas bersama.

Tim pakar pemerintah dalam penyusunan RUU pemilu, Dhany Syarifudin Nawawi mengatakan bahwa rancangan undang-undang merupakan penyempurnaan dari tiga UU yang ada, yakni UU tentang pemilihan anggota legislatif, UU tentang pemilihan presiden dan wakil presiden serta UU tentang penyelenggaraan Pemilu.

Sejumlah peraturan yang ada di tiga UU sebelumnya akan diperbaiki dalam RUU Pemilu ini. Salah satunya adalah syarat bagi
seseorang untuk menjadi anggota legislatif yang akan diperketat.

Dhany mengatakan, pemilu 2019 akan lebih ketat dibandingkan pemilu sebelumnya. Di Pemilu 2019 tak sembarangan artis, pengusaha dan public figure bisa maju pemilihan anggota legislatif. Akan ada seleksi terkait keikutsertaan sang kandidat di partai politik sebelum dicalonkan.

"Kaitan dengan persyaratan orang yang ikut jadi calon legislatif pada partai. Dulu bagaikan 'pasar hewan', artis yang tak pernah belajar politik, masuk partai, tidak pernah masuk dunia politik, langsung diterima oleh partai politik," kata Dhany dalam diskusi tentang 'Isu Krusial Dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu' di Resto Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2016).

Akibat seperti 'pasar hewan' itulah banyak calon anggota legislatif yang terpilih sebagai anggota DPR pusat maupun daerah yang tidak mengetahui tugas pokoknya. Dengan alasan tersebut syarat sebagai anggota legislatif akan diperketat.

"Maka harus ada batasan. Maka minimal harus jadi anggota partai politik dengan menunjukkan kartu anggota partai politik.
Minimal satu tahun menjadi anggota partai untuk menghindari calon legislatif tidak mengetahui tugas dan pokoknya," papar Dhany. (erd/nrl)