"Kalau e-KTP di DKI itu Alhamdulillah semuanya sudah. Perekaman sudah. Hanya maksimal kurang dua persen. Kita harapkan Desember selesai. Kurang sedikit untuk DKI," ujar Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat di sela-sela acara perayaan hari kemerdekaan yang diselenggarakan komunitas moge di Museum Satriamandala, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2016).
Untuk menyelesaikan kekurangan tersebut, Djarot meminta pihak Kemendagri untuk memberikan fasilitas. Yakni seperti blanko e-KTP dengan lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengimbau agar masyarakat yang belum memiliki e-KTP segera bergerak aktif untuk mengurusnya. Ia juga meminta kepada petugas Disdukcapil untuk melakukan langkah jemput bola.
Jika target perekaman hingga 30 September mendatang belum terpenuhi, maka Kemendagri akan memperpanjang batas waktu perekaman. Kemendagri masih memberi kelonggaran.
"Deadline pertama, okelah September segera. Ya kalau memang belum, ya mari. Yang penting kita melayani agar masyarakat sadar pentingnya e-KTP. Karena tidak mungkin merekam sidik jarinya, dia nggak akan bisa dapat paspor, BPJS," ujar Tjahjo, Jumat (19/8). (nkn/elz)











































