"Kasusnya masih dalam penyelidikan. Korban meninggal dunia pukul 09.45 WIB pagi tadi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada detikcom, Minggu (21/8/2016).
Penembakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dini hari tadi. Tidak ada yang tahu persis apa yang terjadi sebelum akhirnya warga setempat menemukan korban sudah tergeletak dengan luka tembak.
"Awalnya saksi bernama Nuri (26) saat sedang tidur mendengar bunyi tembakan di dalam rumah kontrakan," imbuh Awi.
Letusan satu kali tembakan yang memecah keheningan itu membuat saksi terbangun. Saksi kemudian keluar dari rumah dan mendapati korban sudah tergeletak di depan pintu gerbang kontrakan.
Selanjutnya saksi meminta pertolongan warga. Korban selanjutnya dilarikan ke RS Harapan Keluarga, Bekasi. Namun nahas nyawanya tidak tertolong.
"Korban tewas mengalami luka tembak di bagian kepala belakang," pungkasnya.
Polisi telah mendengar keterangan saksi-saksi dalam peristiwa tersebut. Belum jelas apakah aksi penembakan itu merupakan aksi curanmor atau bukan. (mei/rvk)











































