Sebelumnya pihak keluarga Wayan Sudarsa (53) sempat keberatan dengan permintaan autopsi untuk kepentingan penyelidikan. Namun akhirnya sang isteri Ketut Arsini (53) mengizinkannya.
"Iya, tapi karena untuk memperlancar penyidikan memang itu aturannya kami ikhlas," kata Arsini di kediamannya di Jalan Pamelisan Agung no 2. Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Bali, Minggu (21/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri Wayan Sudarsa, Ketut Arsini. Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom |
Arsini sempat terpukul dengan kepergian suaminya yang tewas secara nahas itu. Namun dia menyadari sebagai isteri seorang polisi, dia sudah siap dengan risiko yang harus dihadapi.
"Kalau itu kita sudah tahu, maka bisa menanggung risikonya nanti. Kita sudah mengetahui risikonya seorang polisi," ujarnya.
Arsini pun mengenang sosok almarhum suaminya sebagai orang yang supel dan tidak memiliki musuh. Arsini menuturkan sudah mengikhlaskan suaminya agar arwahnya tenang.
"Bapak orangnya ramah, humoris, senang bergaul karena happy-happy aja makanya ada masalah seperti ini rasanya hancur. Saya berusaha tegar supaya upacara ini sukses dan bapak diterima di sisi Tuhan," katanya.
Pelayat di rumah duka. Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom |
Hingga saat ini polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka. Belum diketahui yang menjadi motif pembunuhan. (ams/elz)












































Istri Wayan Sudarsa, Ketut Arsini. Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Pelayat di rumah duka. Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom