Bagaimana caranya?
"Caranya sangat mudah, sosialisasi, dengar asprasi, dengar harapan mereka," kata Sandiaga usai berlari bersama masyarakat di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur, Minggu (21/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah 15 tahun lebih, Ini merupakan cara efektif untuk menyapa masyarakat. Hari ini kita menyapa warga Jakarta di BKT, kita berhenti di Pasar Klender," kata Sandiaga.
Hasil penelitian sejumlah lembaga survei memang menempatkan Ahok sebagai kandidat terkuat cagub DKI. Terakhir adalah hasil sigi Lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) yang dirilis pada, Kamis (18/8/2016) pekan lalu.
Elektabilias atau tingkat keterpilihan Ahok menurut survei KedaiKOPI mencapai 47,9%. Angka ini memang tak ada kenaikan dibandingkan survei pada Februari 2016 lalu.
Namun elektabilitas Ahok sebagai cagub DKI masih yang tertinggi. Sementara itu, Tri Rismaharini (Risma), elektabilitasnya menguat tajam menjadi 28,6%, atau naik 22,8% dibanding dengan hasil survei Februari 2016 lalu yang hanya 5,8%. Popularitas Risma juga terbilang tinggi, hingga mencapai 81,4%.
Sementara Sandiaga dalam survei KedaiKOPI disebut memiliki elektabilitas 3,5 persen. Sandiaga bersaing dengan mantan Menko Maritim Rizal Ramli.
"Sehingga nama-nama seperti Tri Rismaharini, Rizal Ramli, Budi Waseso dan Sandiaga Uno memiliki masih peluang," ujar Hendri dalam rilisnya, Kamis (18/8/2016). (erd/erd)











































