Cokelat, Teh dan Kopi dari Bandung Ludes dalam Tiga Jam

Laporan dari Moskow

Cokelat, Teh dan Kopi dari Bandung Ludes dalam Tiga Jam

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Minggu, 21 Agu 2016 02:50 WIB
Cokelat, Teh dan Kopi dari Bandung Ludes dalam Tiga Jam
Foto: Elvan Dany Sutrisno/ detikcom
Moskow - Pengusaha cokelat, teh dan kopi dari Bandung ikut meramaikan festival Indonesia di Rusia. Hanya dalam tiga jam produk perkebunan nasional itu ludes terjual.

Memang ribuan warga Moskow langsung memadati Hermitage Garden begitu festival Indonesia di Rusia dibuka Sabtu (20/8/2016). Sejumlah gerai milik pengusaha Indonesia langsung diserbu pembeli, salah satunya adalah stand cokelat, kopi dan teh asal Bandung milik Reinald Siswanto.

Managing Director Interjaya Group ini memajang kokoa, cokelat, white tea yang jadi teh paling mahal sedunia, kopi, lada putih dan produk olahan cokelat. Minat pengunjung luar biasa dalam tiga jam saja beberapa produk seperti cokelat, white tea, dan lada putih habis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam tiga jam habis, kopi tinggal sedikit. White tea paling mahal di dunia juga habis terjual," kata Reinald saat berbincang dengan wartawan di Hermitage Garden.
Foto: Elvan/detikcom

Produk yang dijual adalah produksi pabrik yang mempekerjakan lebih dari 1000 pekerja di Bandung. Bahan bakunya adalah hasil perkebunan dari seluruh wilayah di Indonesia.

Cokelat produksi Bandung tersebut sudah diekspor ke sejumlah negara seperti Jepang, Korea, Austria, negara-negara di Asia Tenggara, Eropa Timur, Spanyol, Jerman, Prancis, Australia dan lainnya.

Selain itu yang cukup jadi rebutan adalah gerai yang menjual pernak pernik khas Indonesia dan gerai batik. Selain itu ada juga tiga daerah yang mengkampanyekan wisata yakni Bali, Kabupaten Malang, dan Aceh. Untuk kuliner yang paling laris manis adalah sate yang antreannya tak kunjung selesai sampai sore hari.

Karena melihat peluang bisnis yang menjanjikan, Reinald ingin menjajal peluang bisnis yang lebih besar ke Moskow.

"Besok Senin saya akan melihat-lihat ke food city. Mungkin ada peluang sewa kios di sana," pungkasnya.

(van/Hbb)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini