Rachmat Gobel Kunjungi Festival Indonesia Pertama di Rusia

Laporan dari Moskow

Rachmat Gobel Kunjungi Festival Indonesia Pertama di Rusia

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2016 21:53 WIB
Rachmat Gobel Kunjungi Festival Indonesia Pertama di Rusia
Foto: Elvan Dany Sutrisno/ detikcom
Moskow - Ribuan warga Moskow mengunjungi festival Indonesia pertama di Rusia. Eks Menteri Perdagangan Rachmat Gobel yang tengah berada di Rusia pun mengunjungi festival yang sangat meriah ini.

"Ini sangat bagus, di Rusia bisa ramai seperti ini. Yang ditampilkan ke depan harus lebih banyak lagi variasinya," kata Rachmat Gobel di sela mengunjungi beberapa gerai di Festival Indonesia di Hermitage Garden, Moskow, Sabtu (20/8/2016).

Rachmat Gobel sempat mengunjungi sejumlah stand pengusaha Indonesia. Ia juga sempat mengunjungi pemuda dan pemudi Rusia yang tengah pencak silat. Rachmat Gobel memang pernah menjadi Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2003 – 2007

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bangga melihat perkembangan pencak silat di Rusia," katanya.

Rachmat Gobel mengunjungi festival selama beberapa menit. Ia didampingi oleh Atase Perdagangan Indonesia untuk Rusia, Heryono Hadi. Heryono menuturkan Gobel datang ke Rusia untuk sejumlah pertemuan bisnis.

"Jadi penyelenggaraan festival ini sangat baik untuk meningkatkan kerjasama di bidang perdagangan. Total perdagangan kita meningkat dari tahun 2011 ke 2014 sampai 3 miliar USD dan itu masih sangat potensial terus tumbuh," katanya.

Penyelenggaraan festival Indonesia 2016 di Rusia mengambil tema 'Visit Wonderfull Indonesia: Bali and Beyond'. Festival ini digelar di Hermitage Garden yang merupakan salah satu taman terbesar di Moskow pada 20-21 Agustus 2016.

Festival ini digelar di taman terbuka dengan fokus panggung kesenian yang dikelilingi stand dari masing-masing peserta dari Indonesia dan pengusaha Rusia yang berdagang produk Indonesia. Ada lebih dari 400 pengusaha terlibat dalam festival ini. Antusiasme warga Rusia pun luar biasa, baru saja dibuka sudah ribuan warga Rusia berdatangan.

(van/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads