Keluarga Terakhir Bertemu Dursen Jumat Dini Hari, Mengira Korban Pergi Kerja

Banjir di Pondok Labu

Keluarga Terakhir Bertemu Dursen Jumat Dini Hari, Mengira Korban Pergi Kerja

Andhika Prasetia - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2016 16:08 WIB
Keluarga Terakhir Bertemu Dursen Jumat Dini Hari, Mengira Korban Pergi Kerja
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Dursen (64) ditemukan tewas saat banjir melanda Pondok Labu, Jakarta Selatan. Keluarga mengira korban pergi bekerja. Ternyata sudah tiada.

Sambil terisak, anak korban, Taufik (38), mengaku terakhir bertemu ayahnya pada Jumat (19/8) dini hari. Saat banjir melanda kawasan Pondok Labu, Jumat malam, dia menyelamatkan diri. Dia mengira ayahnya juga menyelamatkan diri.

"Dia jual sayur di Pasar Jatinegara. Tadi pagi, saya mengira dia masih keliling-keliling," kata Taufik di Masjid Al Quba, RT 09/02 Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Sabtu (20/8/2016).

Taufik mengaku curiga setelah ayahnya tak bisa dihubungi. Dia kemudian meminta bantuan tetangga, Aceng (saksi yang menemukan jenazah). Aceng mencari korban.

Anak korban, Taufik (Foto: Andhika P/detikcom)


"Aceng mencari-cari di lokasi yang kira-kira tempat biasa Ayah berada. Nah kok ada gerobak sayurnya, ada sepedanya, tapi nggak ada orangnya," kata Taufik.

Baru diketahui ternyata Dursen sudang tidak bernyawa di dekat reruntuhan tembok. "Nggak tahu mas," kata Taufik ketika ditanya soal aktivitas terakhir korban.

Jenazah divisum terlebih dulu. Selanjutnya, menurut rencana keluarga, jenazah akan dibawa ke Brebes untuk dimakamkan.



(trw/trw)


Berita Terkait