Banjir di Pondok Labu, Djarot: Hunian Bantaran Sungai Harus Ditertibkan

Banjir di Pondok Labu, Djarot: Hunian Bantaran Sungai Harus Ditertibkan

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2016 13:06 WIB
Banjir di Pondok Labu, Djarot: Hunian Bantaran Sungai Harus Ditertibkan
Banjir di Pondok Labu (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Banjir melanda Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Jumat (19/8) malam. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan sebabnya, yakni permukiman di bantaran sungai yang melanggar aturan.

"Saya cek tadi malam ke sana, banjir luar biasa, karena tanggulnya jebol. Ini kenapa? Karena di atas itu ada banyak hunian juga," kata Djarot di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (20/8/2016).

Djarot mengaku sudah memperingatkan agar hunian dibangun dengan tertib, yakni tidak dibangun di bantaran sungai. Wajar bila ada bangunan jebol yang tergerus aliran sungai, karena memang bangunan berada di daerah rawan. Aliran air juga terganggu. Untuk tanggul yang jebol, tentu akan diperbaiki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagaimana enggak jebol? Jebol begitu ya. Enggak apa-apa, kita perbaiki lagi," kata Djarot.

Dia mengatakan bakal tetap menertibkan permukiman di bantaran sungai yang memakan garis sempadan sungai, termasuk Sungai Pesanggrahan yang melintasi Pondok Labu itu. Bantaran sungai, sekitar 3 meter hingga 5 meter dari bibir sungai, perlu dipasangi dinding turap (sheetpile).

"Nah penertiban sebelahnya ini kan banyak hunian. Harus dibersihkan, ditertibkan untuk garis sempadan sungai. Enggak usah 10 meter, 3 meter saja lah katakan itu, atau 5 meter," ujar Djarot. (dnu/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads