"Di sejumlah titik seperti di Bundaran HI, Slipi, Grogol, dan lain lain di lokasi yang memang rawan genangan. Kita antisipasi dengan mengerahkan pompa. Semua pompa standby, baik pompa stasioner maupun pompa mobile," ujar Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan saat dihubungi detikcom, Jumat (19/8/2016) malam.
Teguh menjelaskan, dengan difungsikannya pompa-pompa tersebut, banjir di sejumlah wilayah tersebut mulai surut. Ditambahkan dia, seluruh pegawai Dinas Tata Air DKI Jakarta langsung turun ke lapangan ketika hujan tak kunjung berhenti malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir yang terjadi malam ini, kata Teguh, disebabkan oleh sejumlah faktor. Selain faktor intensitas hujan yang tinggi, kondisi air laut yang tengah pasang juga turut mempengaruhi.
"Kita dari satgas pertama kali cek ada genangan satgas langsung bergerak membersihkan saluran air dari sampah-sampah. Kejadian hari ini juga pas posisi air laut tinggi. Saya tadi pantau di Ancol memang tinggi, makanya langsung kita buang ke Sunter," kata Teguh. (wsn/hri)











































