"Saya baru dapat informasi kondisi terakhir dari anggota Satlantas. Saat anak itu dibawa ke rumah sakit oleh Patwal, anggota juga memberikan laporannya. Namun takdir berkata lain, meski sempat mendapat laporan kondisi balita itu membaik namun ternyata tuhan berkata lain. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," ungkap Rustam kepada detikcom, Jumat (19/8/2016).
Menurut Rustam, pada Selasa (16/8) ketika aksi demonstrasi berlangsung iring-iringan massa Ormas tidak bisa dihindari. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan kepolisian lalu membuat rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marissa (24) dan Elvio putranya akhirnya tiba di rumah sakit setelah sebelumnya suara sirine membelah jalanan macet aibat iringan Ormas. "Saya turut berduka, saya rencananya hari ini akan berkunjung ke rumah duka namun infonya keluarga korban sedang berada di luar kota," tandas Rustam. (dra/dra)











































