Ketiga pelaku bahkan sempat mencium tangan Syeikh Ali Jabber. Mereka juga mengaku menyesal telah melakukan pencurian mobil.
"Saya hanya bisa mendoakan. Semua kita sebagai manusia tidak terlepas dari kesalahan. Jadi kita ingat, sesuatu yang haram, buat apa kita kasih makan anak kita keluarga kita (dengan yang haram). Mungkin bisa kita nikmati sebentar, tapi akan membawa oenyesalan sampai mati," jelas Syeikh Ali Jabber kepada ketiganya, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pencuri mobil Syeikh Ali Jaber ditangkap/ Foto: Mei Amelia/detikcom |
Syeikh Ali Jabber juga memberikan sedikit wejangan kepada ketiganya. Yang paling utama, Syeikh Ali mengingatkan ketiganya untuk tidak lupa salat dan berdoa.
"Jadi saya harap, yang pertama salat. Kunci kaau kita ingin selamat dan bahagia yang pertama adalah salat. Apa pun terjadi jangan tinggalkan salat. Yang kedua, doa, selalu berdoa," imbuhnya.
Pria bersorban dan bergamis putih ini juga berharap agar pencurian yang dilakukan ketiganya menjadi hikmah. "Dan ini apa yang terjadi kamu ambil hikmah. Jangan kita malu sudah diri berbuat salah, lebih malu lagi orang yang tidak mau bertaubat," katanya lagi.
pencuri mobil Syeikh Ali Jaber ditangkap/ Foto: Mei Amelia/detikcom |
(mei/rvk)












































pencuri mobil Syeikh Ali Jaber ditangkap/ Foto: Mei Amelia/detikcom
pencuri mobil Syeikh Ali Jaber ditangkap/ Foto: Mei Amelia/detikcom