"Kami memberikan penghargaan hanya pada raja dan presiden. Serta orang-orang yang dianggap berjasa bagi pramuka," kata Ketua Kwartir Nasional Pramuka Adhyaksa Dault di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jaktim, Jumat (19/8/2016).
Konferensi pers Adhyaksa dan Sekjen PDIP Hasto (Foto: Lamhot/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan Megawati mendapatkan penghargaan tersebut karena Megawati dianggap berjasa membangkitkan kembali pramuka setelah masa reformasi. Pada masa awal reformasi pramuka dianggap kuno oleh pemuda dan Megawati mampu kembali mengangkat pramuka dengan mengesahkan UU nomor 12 tahun 2010 tentang kepramukaan.
"Karena cikal bakal revitalisasi pramuka ada ketika beliau menjadi presiden. Beliau tidak pernah absen di acara kepramukaan. Beliau yang mendorong untuk menjadikan UU nomor 12 tahun 2010 tentan kepramukaan," ujar Adhyaksa.
Adhyaksa dan Hasto (Foto: Lamhot/detikcom) |
Jadi beliau yang menginisiasi terus. Dibentuk juga MoU antar kementerian tentang bela negara. Awal-awal reformasi orang meninggalkan pramuka, justru beliau yang mendirikan kembali pramuka sebagaimana ayahanda beliau, bung karno," imbuhnya.
Pemberian penghargaan pada Megawati akan dilangsungkan besok Sabtu (20/8) malam pukul 19.30 WIB di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jaktim. Pemberian seharusnya dilakukan pada Hari Pramuka pada Minggu (14/8) lalu, namun Megawati berhalangan hadir.
(imk/imk)












































Konferensi pers Adhyaksa dan Sekjen PDIP Hasto (Foto: Lamhot/detikcom)
Adhyaksa dan Hasto (Foto: Lamhot/detikcom)