2 WNI Bebas dari Abu Sayyaf, JK: Kita Harap Sandera Lain Bisa Dibebaskan

2 WNI Bebas dari Abu Sayyaf, JK: Kita Harap Sandera Lain Bisa Dibebaskan

Ferdinan - detikNews
Jumat, 19 Agu 2016 15:25 WIB
2 WNI Bebas dari Abu Sayyaf, JK: Kita Harap Sandera Lain Bisa Dibebaskan
Foto: Ilustrasi: Luthfy Syahban
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali menegaskan pemerintah masih berupaya melakukan pembebasan WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf setelah dua orang sandera berhasil meloloskan diri. Pemerintah tetap berupaya melakukan pembebasan para sandera dengan tetap meminta otoritas Filipina bertindak.

"Ya kita mengharaplah bahwa yang lainnya juga bisa dibebaskan baik dengan cara ya mungkin operasi militer Filipina di sana atau pun dengan cara yang tentu kita harapkan dari pemerintah Filipina," kata JK kepada wartawan di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016)

Namun JK mengaku belum mendapatkan informasi detil mengenai 2 WNI yakni Muhammad Sofyan dan Ismail yang berhasil kabur dari kelompok penyandera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti kalau Anda ikuti pengalaman daripada warga kita disandera sebelumnya, ya mereka kan sering berpindah-pindah dan juga diketahui dimana mana sekarang di Sulu itu operasi militer. Jadi mungkin dalam waktu berpindah-pindah itu tentu ada peluang barangkali untuk menghindar atau lari atau apapun," kata JK.

Muhammad Sofyan dan Ismail diculik kelompok Abu Sayyaf saat kapal TB Charles dibajak dalam perjalanan dari Philipina Cagayan De Oro Port menuju Samarinda pada 20 Juni 2016.

Pada awalnya, kelompok pembajak menculik tiga orang ABK yaitu Kapten Fery Arifin (nakhoda), Muh Mahbrur Dahri (KKM) dan Edy Suryono (Masinis II), serta merampas semua alat komunikasi kapal.

Setelah kejadian itu, kapal tersebut dilepas dan melanjutkan perjalanan dengan sisa ABK 10 orang. Namun dalam perjalanan yang hanya berselisih waktu 1 jam 15 menit dengan kejadian pertama, Kapal TB Charles kembali dibajak oleh kelompok lain dengan menggunakan 3 perahu yang beranggotakan 8-10 orang.

Mereka menculik 4 orang ABK yaitu, Ismail (mualim I), Robin Piter (juru mudi), Muhammad Nasir (masinis III), dan Muhamad Sofyan (Oilman). ABK lainnya dilepaskan dan melanjutkan perjalanan ke Samarinda. (fdn/bag)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads