"Ya kita mengharaplah bahwa yang lainnya juga bisa dibebaskan baik dengan cara ya mungkin operasi militer Filipina di sana atau pun dengan cara yang tentu kita harapkan dari pemerintah Filipina," kata JK kepada wartawan di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016)
Namun JK mengaku belum mendapatkan informasi detil mengenai 2 WNI yakni Muhammad Sofyan dan Ismail yang berhasil kabur dari kelompok penyandera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhammad Sofyan dan Ismail diculik kelompok Abu Sayyaf saat kapal TB Charles dibajak dalam perjalanan dari Philipina Cagayan De Oro Port menuju Samarinda pada 20 Juni 2016.
Pada awalnya, kelompok pembajak menculik tiga orang ABK yaitu Kapten Fery Arifin (nakhoda), Muh Mahbrur Dahri (KKM) dan Edy Suryono (Masinis II), serta merampas semua alat komunikasi kapal.
Setelah kejadian itu, kapal tersebut dilepas dan melanjutkan perjalanan dengan sisa ABK 10 orang. Namun dalam perjalanan yang hanya berselisih waktu 1 jam 15 menit dengan kejadian pertama, Kapal TB Charles kembali dibajak oleh kelompok lain dengan menggunakan 3 perahu yang beranggotakan 8-10 orang.
Mereka menculik 4 orang ABK yaitu, Ismail (mualim I), Robin Piter (juru mudi), Muhammad Nasir (masinis III), dan Muhamad Sofyan (Oilman). ABK lainnya dilepaskan dan melanjutkan perjalanan ke Samarinda. (fdn/bag)











































