Kepala Daerah Kerja Airport Jeddah Madinah, Nurul Badruttamam, mengatakan berdasarkan hasil evaluasi selama hampir 10 hari menyambut kedatangan jemaah di Bandara AMAA Madinah, ada beberapa persoalan terkait kursi roda. Pihaknya menemukan 36 kursi roda yang menumpuk di bagian bagasi khusus.
"Hampir per hari petugas Daker Airport temukan dan amankan sekitar 10-15 kursi roda milik jamaah haji Indonesia," terang Nurul dalam imbauan tertulisnya, Jumat (19/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, Nurul mengimbau agar para jemaah bisa menulis identitas yang jelas pada kursi rodanya, agar proses pengiriman ke pemondokan bisa berjalan lancar.
"Kita harapkan bagi jamaah haji yang membawa kursi roda dari Tanah Air, sebaiknya diberi tanda identitas minimal berupa nama lengkap dan kloter. Untuk mempermudah identifikasi pemilik kursi roda. Karena masih banyak kursi roda yang tak bertuan yang tidak diketahui siapa pemiliknya," papar Nurul.
Untuk saat ini, teknis pengambilan kursi roda, diserahkan pada Petugas Kloter (mewakili jamaah pemilik kursi roda) untuk bisa langsung mengambil kursi rodanya di kantor Daker Madinah menghubungi Kasi Linjam Daker Airport. (mad/aan)











































