"Ada yang narik saya ke sana- ke sini, tapi jangan khawatir saya masih bertahan di sini (Surabaya)," kata Risma yang langsung mendapat tepuk tangan dari para undangan.
Sebelumnya, seorang siswa home schooling Aisyah Aulia (10) membacakan puisi untuk Risma yang diharapkan untuk tetap dan membangun kota Surabaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bunda, kerut wajahmu belumlah keriput
Semangatmu berkobar tak pernah surut
Banyak hal yang telah kau korbankan
Banyak keadilan yang kau terbarkan
Jika banyak perahu asing yang melambaikan tangan dan mengajakmu pergi
Maka izinkan kami memohon padamu
Jangan pergi bunda
Tetaplah di sini bersama kami
Bersama semangat dan bertekad bulat
Untuk membangun Surabaya Jaya dan sejahtera
Jangan pergi Bu Risma, tetaplah bersama kami di Surabaya.
Aisyah mengaku puisi yang dibuatnya agar Risma tetap di Surabaya. "Biar ibu tetap di Surabaya," katanya singkat. (ze/erd)











































