Keberangkatan Ribuan Gerakan Pembaharuan PDIP Jateng Molor

Keberangkatan Ribuan Gerakan Pembaharuan PDIP Jateng Molor

- detikNews
Sabtu, 26 Mar 2005 19:07 WIB
Jakarta - Pemberangkatan 2000 massa kader Gerakan Pembaharuan PDIP Jawa Tengah sempat molor. Sekitar 30 bus massa kader telah diberangkatkan dari Semarang menuju Bali.Berdasarkan pantauan detikcom ribuan kader berangkat dari Panti Marhaenis, Jl Brigjen Katamso, Semarang, Sabtu (26/3/2005) sekitar pukul 17.30 WIB . Jadwal pemberangkatan pun molor satu setengah jam dari jadwal semula. Hal disebabkan banyaknya massa yang datang secara bergelombang untuk ikut ambil bagian.Pemberangkatan tersebut membuat jalan protokol masuknya arus dari arah Demak menjadi padat merayap. Massa yang terdiri dari unsur tua, muda, laki dan perempuan ini diangkut menggunakan bus pariwisata Safari dan Nusantara sebanyak 30 bus. Sebagian lagi menggunakan bus kecil dan kendaraan pribadi. Massa yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah ini hampir sebagian besar menggunakan kaos berwarna merah. Pada bagian depan kaos merah yang mereka pakai bertuliskan "Pembaharuan Yes" dan "Status quo No" di bagian belakangnya. Pemberangkatan ini juga dijaga ketat oleh aparat dari Polres Semarang Timur dan Polwiltabes Semarang sebanyak dua truk. Menurut informasi massa sudah berkoordinasi dengan kelompok yang sama di Bali. Salah satu misi yang akan diusung kelompok Arifin Panigoro ini adalah terpilihnya Guruh Soekarno Putra sebagai Ketua Umum PDIP.Koordinator Gerakan Pembaharuan PDIP Jawa Tengah Mardiyo ketika dihubungi deticom menjelaskan bahwa agenda aksi tergantung perkembangan politik di Bali sepanjang kongres. Menurutnya massa yang jumlahnya ribuan ini rencananya selama sepekan akan berada di Bali. "Kita sudah siapkan dan sudah koordinasi dengan orang-orang di Bali untuk menyambut kedatangan teman-teman dari Jawa Tengah," tegas mantan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah yang dilengserkan Megawati ini.Lebih lanjut Mardiyo menuturkan panitia lokal di Bali sudah menyiapkan tenda-tenda penampungan untuk mengantisipasi kedatangan ribuan kader yang sama dari berbagai daerah."Tenda penampungan sudah dibuat untuk mengakomodir massa kader Gerakan Pembaharuan PDIP dari berbagai pelosok termasuk dari Jawa Tengah," demikian mantan Ketua DPRD Jawa Tengah Mardiyo. (ism/)


Berita Terkait