Menhub Budi Karya Minta Pemda Aktif Kembangkan Stasiun LRT Palembang

Menhub Budi Karya Minta Pemda Aktif Kembangkan Stasiun LRT Palembang

Ardan Adhi Chandra - detikNews
Kamis, 18 Agu 2016 14:51 WIB
Menhub Budi Karya Minta Pemda Aktif Kembangkan Stasiun LRT Palembang
Menhub Budi Karya saat meninjau proyek LRT Palembang (Foto: Ardan Adhi Chandra/detikcom)
Palembang - Pembangunan mega proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang saat ini sudah mencapai 11 persen. Angka ini dianggap meningkat cukup baik setelah pembangunan LRT dimulai pada November 2015 lalu.

Sedikitnya ada 13 stasiun yang juga akan dibangun dalam proyek LRT Palembang. Pembangunan stasiun di beberapa titik juga diharapkan mampu menjadi sentra bisnis yang dapat meningkatkan perekonomian daerah.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan ada potensi yang bisa digali dari 13 stasiun LRT Palembang. Dirinya meminta kepada Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin untuk mengembangkan potensi bisnis dari setiap stasiun yang ada jika telah selesai dibangun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alex Noerdin diharapkan mampu menjaring investor untuk mengisi ruang-ruang usaha di stasiun LRT yang nantinya akan dilalui banyak orang. Hal ini dilakukan juga untuk meningkatkan potensi bisnis stasiun LRT yang nantinya dapat digunakan untuk menambah biaya operasional.

"Karena berdasarkan dari apa yang kita studi di banyak negara maju, justru yang membiayai proses daripada operasional itu justru dari kegiatan lain. Perusahaan kereta api di luar negeri itu justru mendapatkan keuntungan dari mengembangkan kegiatan lain," kata Budi saat melakukan kunjungan kerja di Zona 1 Proyek LRT Palembang, Kamis (18/8/2016).

Dirinya juga memberikan amanat kepada Alex Noerdin untuk mengundang investor untuk mengembangkan konektivitas dari stasiun LRT ke pemukiman dan daerah lainnya yang belum mendapatkan akses kemudahan transpirtasi. Dengan adanya angkutan lanjutan dari stasiun ke pemukiman penduduk diharapkan konektivitas antar daerah di Palembang dapat semakin baik.

"Mungkin yang dipikirkan sekarang feeder-feeder atau pengumpan. Misalnya feder dari sini ke Plaju," kata Budi.

Dengan kemudahan akses transportasi juga akan mengundang hadirnya permukiman-permukiman baru di beberapa titik dekat stasiun LRT. Pemerintah Provinsi juga diminta untuk giat menjaring investor untuk mengembangkannya.

"Saya usulkan developer ditawarkan proyek komersial. Kalau ada feeder pasti valuenya naik, komersial naik. Dipikirkan saja titik-titik kota baru. Pak Gubernur memberikan konsesi kepada swasta dan itu bisa terjadi," tutup Budi. (hri/hri)


Berita Terkait