PAN: Kami Akan Dukung Calon yang Kalibernya Lebih Hebat dari Ahok

PAN: Kami Akan Dukung Calon yang Kalibernya Lebih Hebat dari Ahok

Wisnu Prasetiyo Adi Putra - detikNews
Kamis, 18 Agu 2016 13:37 WIB
PAN: Kami Akan Dukung Calon yang Kalibernya Lebih Hebat dari Ahok
Ahmad Hanafi Rais (Foto: Bagus Kurniawan/detikcom)
Jakarta - Calon petahana untuk Pilgub DKI 2017 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengklaim telah kantongi dukungan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menanggapi hal itu wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Hanafi Rais menegaskan partainya konsisten tak akan mendukung Ahok.

PAN, kata Hanafi akan mendukug calon alternatif selain Ahok dan mengupayakan pertarungan head-to-head dengan Ahok. Ia masih menaruh harapan PDIP mau mempertimbangkan figur lain di luar Ahok.

"Kami akan dorong penantang yang kalibernya lebih hebat dari Ahok dan itu ada," kata Hanafi di Kompleks Parlemen, SenayanN Jakarta, Kamis (18/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok selama ini dianggap sebagai calon kuat untuk Pilgub DKI, salah satunya, kata Hanafi, ditunjukan lewat hasil sejumlah survei. Kekuatan Ahok juga dianggap terlalu dominan dan PAN menilainya tak baik untuk demokrasi di Jakarta.

Soal nama figur, Hanafi mengatakan partainya masih mencari sosok yang tepat namun meyakini figur tersebut pasti ada. Ia pun menjawab diplomatis saat ditanyakan masih adakah kemungkinan pencalonan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Tunggu tanggal mainnya. Soal timing tentu nanti kami akan tentukan menjelang pendaftaran," tutur Wakil Ketua Komisi I DPR itu.

Sebelumnya Ahok mengaku telah mendapat restu dari Megawati saat melakukan pertemuan tertutup dengannya di Kantor DPP PDI-P. Pertemuan itu juga dihadiri oleh Djarot dan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto.

"Bu Mega intinya, ya beliau tetap, saya (maju) dengan Djarot, beliau setuju," kata pria yang akrab disapa Ahok tersebut di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/8/2016) malam.

"Sinyalnya kalau (diusung) PDI-P berarti sama Pak Djarot. Beliau bilang kan, 'Kalau Pak Heru kan enggak kenal, mesti mendaftar'. Pak Heru kan tidak mendaftar ke PDI-P," sambung dia.

(wsn/erd)


Berita Terkait