Empat kementerian yang terlibat yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan, Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri. Kepala Pusat Penelitian Kebijakan (Puslitjak) Kemendikbud, Bambang Indriyanto mengatakan tujuan dilakukannya LSS.
"Kerja sama antara Kemendikbud dan Kemenag untuk melihat karakter guru dan siswa. Bagaimana merefleksikan tidak hanya kesehatan fisik, tapi juga relasi hubungan siswa dengan lingkungan dan kepada guru," kata Bambang, Kamis (18/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menambahkan, kerja sama dengan Kemenkes dan Kemendagri juga untuk diharapkan terwujudnya cara hidup sehat dimulai dari sekolah. Sehingga nantinya dapat terus diaplikasikan dalam kehidupan.
Dalam penentuan pemenang, kata Bambang, dilakukan berdasarkan metodologi yang tertib. Hal ini untuk menjamin penentuan kemenangan.
"Aspek metodologi untuk menjamin penentuan kemenangan, jadi tidak ada aspek politik sama sekali. Kita tekankan akurasi data, validitas dan realibitas. Keempat kementerian sudah kerja sama dalam 3 tataran, pada instrumennya," kata Bambang.
Pemenang dalam LSS ini dibagi ke dalam dua kategori, yaitu sekolah kinerja terbaik dan sekolah pencapaian terbaik. Menurut Bambang, yang menjadi penentu kemenangan bukanlah kondisi sekolah.
"Kondisi sekolah bukan jadi penentu pemenang, ada kriteria lain yaitu perilaku siswa yang jadi titik tolak penentu kemenangan," ucap Bambang.
Berikut adalah daftar pemenang LSS:
Daftar Sekolah Pemenang
A. Kategori Kinerja Terbaik
- Tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Atfhal (RA)
1. TK PIPKPG Gresik, Manyar, Gresik, Jawa Timur
2. TK An-Nisaa, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten
3. TK Fastabiqul Khairat Samarinda, Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur
- Tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (MI)
1. SD IT Al Haraki, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat
2. SD Negeri Paliwara 1, Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
3. SD Katolik Renya Rosari, Makele, Tana Toraja, Sulawesi Selatan
- Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsnawiyah (MTs)
1. SMP Indah Makmur, Pangkalan Banteng, Kotawaringin Barat, Kqlimantan Tengah
2. SMP Negeri 3 Tellu Siattinge, Bone, Sulawesi Selatan
3. SMP YPK Bontang Barat, Bontang, Kalimantan Timur
- Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA)
1. SMA Negeri 1 Kasihan, Bantul, Yogyakarta
2. SMK Negeri 3 Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
3. SMK Negeri 1, Way Halim, Bandar Lampung, Lampung
B. Kategori Prestasi Terbaik
- Tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Atfhal (RA)
1. TK Al Azhar 31, Mlati, Sleman, Yogyakarta
2. TK Virgo Maria II, Bawen, Semarang, Jawa Tengah
3. TK Pertiwi I Watansoppeng, Lalabata, Soppeng, Sulawesi Selatan
- Tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (MI)
1. SD Negeri Locondong, Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah
2. SD Al-Irsyad Semampir, Surabaya, Jawa Timur
3. SD Negeri 017 Air Putih Samarinda, Samarinda, Kalimantan Timur
- Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsnawiyah (MTs)
1. SMP Negeri 10, Kedungkandang, Malang, Jawa Timur
2. SMP Negeri 2 Gunung Talang, Solok, Sumatera Barat
3. MTs Negeri Ampukung, Kelua, Tabalong, Kalimantan Selatan
- Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA)
1. SMA Negeri 1 Sindang, Indramayu, Jawa Barat
2. SMA Negeri 3 Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur
3. MAN 1 Pekanbaru, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau (dra/dra)











































