Keberhasilan Risma memimpin Kota Surabaya hingga diakui dunia internasional tak membuatnya sombong ataupun jemawa. Risma mengakui Kota Surabaya hingga saat ini masih belum sempurna.
Ketika muncul dorongan ikut Pilgub DKI Jakarta, Risma enggan menanggapi. Wartawan yang mengejarnya tidak mendapatkan jawaban pasti tentang kesediaannya maju atau tidak.
"Aku nggak mau andai-andai. Kok anu, ngrencanakan, yang di sini belum sempurna," jawab Risma merendah ketika didesak buah kerja kerasnya membangun Surabaya sudah selayaknya membangun kota yang lebih besar lagi seperti Jakarta.
Risma yang selama ini dikenal sebagai sosok yang tidak pernah mengejar jabatan atau kekuasaan pun punya keyakinan jika Jakarta akan mendapatkan pemimpin yang terbaik.
"Sekali lagi pasti warga Jakarta dapat yang terbaik," tambah Risma kepada wartawan di sela-sela meninjau kesiapan Command Center di Gedung Siola, Rabu (17/8/2016) siang.
Jawaban Risma itu tak membuat wartawan puas. Ketika disinggung kans keder PDI Perjuangan untuk memimpin Jakarta, Risma kembali tertawa.
"Aku nggak tahu. Nggak bisa begitu, nanti dilihat saja. Aku ndak tahu, bahaya sekali aku njawab itu," pungkas Risma dengan tertawa. (ugik/erd)











































